Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Mei 2017 | 08.10 WIB

Kenal Lewat Facebook, Narapidana Manfaatkan Pacar Pasok Sabu ke Rutan

Petugas Rutan Selong kembali menyita sabu yang hendak diselundupkan ke dalam rutan. - Image

Petugas Rutan Selong kembali menyita sabu yang hendak diselundupkan ke dalam rutan.

JawaPos.com -Peredaran narkoba kembali mengincar Rumah Tahanan (Rutan) Negeri Kelas II B Selong. Beruntung, upaya penyelundupan narkoba ke dalam Rutan oleh salah seorang pengunjung berhasil digagalkan petugas jaga. 


Isna (26),   warga  Karang Anyar Desa Pagesangan Kota Mataram kini ditahan Satresnarkoba Polres Lombok Timur.  Ia diduga berupaya menyelundupkan narkoba untuk Hasan, pacarnya yang kini berstatus narapidana di rutan Selong.


“Ya betul, kami telah  mengamankan perempuan tersebut atas laporan dari pihak Rutan. Yang bersangkutan  masih kami periksa dan tahan di Polres.  Dia mengaku tidak tahu kalau dalam bungkus rokok yang dibawanya ada narkoba,” kata Kasat Resnarkoba AKP Prayit Hariyanto seperti ditulis  Lombok Post (Jawa Pos Group), Selasa (2/5).


Kejadian berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu,  Isnawati datang berkunjung dengan membawa tiga bungkus roti, dua botol air mineral dan satu bungkus rokok. Saat memeriksa bungkusan rokok, petugas  menemukan satu paket sabu di dalamnya. 


Isna  sempat terkejut setelah petugas mengatakan bahwa barang yang dibawanya adalah narkoba. Ia mengaku rokok  yang dibawa merupakan  titipan dari teman pacarnya yang meminta dirinya membawakan Hasan di Rutan.


“Beberapa saat sebelum masuk ke Rutan, ia mengaku ditelpon pacarnya bahwa akan ada temannya yang menitip rokok itu. Dari penjelasannya, orang tersebut pakai motor dan helm jadi tidak kelihatan jelas wajahnya,” terang Prayit. 


Pihak Satresnarkoba Polres Lotim juga telah melakukan tes urine pada Isnawati. Hasilnya negatif. Sehingga, kemungkinan besar memang Isna diduga tidak mengetahui bahwa rokok yang dibawa untuk pacarnya berisi satu paket sabu. “Makanya ini sedang kami dalami dulu selama enam hari,” ucapnya.


Yang menarik, diungkapkan Prayit bahwa Isna mengaku berpacaran dengan Hasan, napi Rutan Selong melalui media sosial facebook. Komunikasi dengan napi tersebut melalui handphone juga kerap terjadi. Padahal, para napi tidak diperkenankan membawa atau menggunakan handphone di dalam Rutan.


“Kami coba konfirmasi nomor HP yang biasa digunakan ternyata nomornya sudah tidak aktif atau diganti. Saya tidak tahu apakah dia menggunakan HP atau tidak di dalam Rutan, kalau itu coba konfirmasi ke pihak Rutan,” lanjut Prayit.


Kepala Rutan Kelas II B Negeri Selong Kurnia Panji Pamekas dikonfirmasi Lombok Post terkait hal ini mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan sejumlah petugasnya.“Besok saja (hari ini, Red) kami coba jelaskan di kantor,” tandasnya. (ton/r2/nas/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore