Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 Mei 2017 | 21.22 WIB

Dendam Maut Anggota Geng Motor, Pemuda Tewas Bersimbah Darah

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Aris (20) menjadi korban pembunuhan. Dia tewas usai dikeroyok kelompok geng motor di Jalan S Parman, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Kaltim, kemarin (30/4) dini hari.


Unit Reskrim Polsekta Samarinda Utara lantas menggelar olah TKP. Termasuk memeriksa keterangan saksi-saksi yang sempat ditemui di lokasi kejadian. Sayang, tak banyak keterangan khusus yang diperoleh petugas berseragam dinas dan berpakaian sipil. Budi Ardiansyah (26), warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian, menyebut sejak lewat tengah malam, hampir keseluruhan yang berkumpul di lokasi adalah remaja tanggung yang kerap balapan liar.


"Memang sempat lihat ada keributan, tapi saya tidak ikut campur," ujar Budi yang dini hari kemarin keluar untuk mencari makan. Pemuda yang bekerja di sebuah pusat perbelanjaan itu menambahkan, sekembalinya dari mencari makan, saksi baru melihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan dan menunggu pertolongan.


Beberapa orang lain menyebut, sebelumnya korban sempat terlihat adu mulut dengan beberapa orang. Hingga akhirnya korban dikeroyok. Sedangkan teman Aris yang lain, lantas menyelamatkan diri lantaran tak ingin jadi korban pengeroyokan.


Darah kental mengalir deras akibat dua tusukan di dada kanan. Akhirnya, korban yang dilarikan ke RSUD AW Sjahranie tak tertolong hingga meregang nyawa dalam perjalanan. 


Sementara polisi terus menelusuri motif pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya pemuda yang tinggal di Jalan Siti Aisyah, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Samarinda Ulu, itu. Polisi hanya mendapati helm putih.


"Apakah milik korban atau siapa belum pasti," ungkap Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Utara Ipda Wawan Gunawan. Selain itu, polisi juga tak menemukan adanya barang yang hilang selama mencari keterangan di sekitar lokasi kejadian. 


Wawan menegaskan, jajarannya tengah memburu pelaku yang meski identitasnya belum jelas. Namun, motifnya diduga dendam pribadi. Polisi pun sudah mengantongi beberapa orang yang dianggap punya hubungan dengan kasus tersebut. (*/dra/er/k9/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore