
Ilustrasi
JawaPos.com – Teka-teki penemuan mayat dalam karung di Sungai Wulan, Desa Bungo Lor, Kecamatan Wedung, Demak, Kamis (27/4) terkuak. Berdasarkan informasi, sosok mayat itu adalah Ayu Kurniyandai, 19, war ga RT 2 RW 1, Desa Welahan, Kecamatan Welahan, Jepara. Mayat yang ditemukan dalam kondisi rusak.
Bahkan, wajahnya tidak dikenali. Namun, anggota keluarga korban mengenali dari pakaian yang dikenakan. Ayu sempat dikabarkan hilang sejak Minggu (23/4) lalu. Berdasarkan keterangan keluarga, korban terakhir kali berpamitan pergi ke rumah temannya, Aida di Desa Pecuk, Kecamatan Mijen, Demak. Minggu (23/4) sekitar pukul 13.00 keluarga menelepon korban. Panggilan telepon itu tidak diangkat. Keluarga korban pun semakin waswas saat malam hari tidak kunjung pulang ke rumah.
Akhirnya Jumat (28/4) malam se kitar pukul 22.30, keluarga korban mendatangi Polsek Welahan. Keluarga korban mendapatkan informasi ada temuan mayat di Demak. Lantas keluarga korban di antar petugas Polsek Welahan datang ke Polsek Wedung untuk me mastikan informasi temuan mayat. Kapolsek Welahan AKP Ris manto mengatakan, setelah keluarga melapor langsung ber koordinasi dengan Polsek Wedung Demak terkait informasi ke hilangan warga. ”Kami disaran kan datang langsung ke Polsek We dung. Keluarga didampingi petugas tiba di Polsek Wedung se kitar Sabtu (29/4) sekitar pukul 00.15,” katanya Sabtu (29/4).
Begitu tiba di Polsek Wedung, keluarga korban diantar ke RSU Sunan Kalijaga Demak karena mayat sudah disemayamkan. ”Saat tiba di rumah sakit kondisi korban sudah rusak dan wajah tak bisa dikenali. Beruntung kakak korban, Alvipriyandani bisa mengenali pakaian yang saat itu di pakai korban,” ungkapnya.
Korban kemudian dibawa pulang ke Jepara untuk dimakamkan Sabtu (30/4). Sampai saat ini, Rismanto belum me ngetahui secara pasti kronologis kematian hingga ditemukannya korban. ”Karena temuan korban di wilayah Demak dan di tangani oleh Polsek Wedung,” urainya. Meski begitu, Rismanto akan terus berkoordinasi dengan kepolisian Demak untuk menuntaskan kasus tersebut. ”Info saat ditemukan, korban ditaruh dikantong plastik dan diberikan batu sebagai beban kemudian di buang di sungai. Jika ini pembunuhan kami berharap pelaku bisa segera tertangkap,” ujarnya.
Berdasarkan informasi Polsek Wedung, adanya penemuan mayat yang dibungkus karung warna putih di Sungai Wulan, Desa Bungo Lor. Mayat itu berdekatan dengan tempat bersandar perahu nelayan. Penemuan itu berawal Kamis (27/4) sekitar pukul 07.00 nelayan yang memperbaiki perahu dan anak -anak kecil bermain di tepi sungai.
Mereka menarik bungkusan karung berwarna putih. Setelah didekati baunya menyengat sehingga karung itu di buka. Ternyata didalamnya terdapat mayat perempuan tanpa identitas. Korban dibawa ke rumah sakit. Dari hasil identifi kasi sementara dari dokter dan kepolisian, korban diduga dianiaya terlebih dahulu karena ada tanda bekas penganiayaan berupa bekas jeratan di leher. Selain itu, pelipis kanan memar, dubur maupun anus mengeluarkan darah dan lidah menjulur keluar. (fem/ris/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
