Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 April 2017 | 17.01 WIB

Duh, Banyak Insinyur yang Belum Layak Pakai

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com –  Mahasiswa lulusan teknik masih kesulitan mengabdikan diri dalam pembangunan Indonesia. Salah satu penyebab, masih kurangnya sinergi dan komunikasi antara lulusan teknik dengan dunia kerja sehingga seringkali menimbulkan konflik kesenjangan.

Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Provinsi Jawa Barat, Agung Suryamal menjelaskan, jumlah tenaga engineering atau insinyur di Indonesia sangat banyak. Hanya saja produktivitas mereka masih rendah.

“Jika ingin diakui dan menjadi tenaga yang dilirik dunia internasional, maka tingkatkan pula kualitas dirinya,” jelasnya kepada Radar Bandung (Jawa Pos Group) saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan Sukabumi, Kamis (27/4).

Dia mengaku tenaga ahli yang siap pakai masih terbilang minim. “Selama ini banyak tenaga engineering yang belum siap pakai, jadi butuh waktu untuk tes lagi kemampuan dia dalam menangani sebuah proyek,” tuturnya.

Melihat pembangunan di Jawa Barat, Kadin Jabar memiliki peranan penting dalam mengawal setiap perusahaan yang baru bediri. Selain itu, keberadaan Ikatan Kontraktor Indonesia (Ikin) mempermudah Kadin Jawa Barat melakukan kroscek terhadap kompetensi dan ketersediaan jasa tenaga ahli bidang teknik.

Meski demikian, Agung mengaku  beberapa kali penanganan proyek Kadin Jabar mengalami kendala. “Karena saat itu tenaga siap pakainya sudah habis jadi yang sisa-sisa aja. Akhirnya perlu waktu yang lebih lama lagi,” ujarnya.

Menyinggung perihal konsultan dirinya mengaku tidak memilikinya secara khusus. “Kita punya Ikin, jadi udah gak perlu lagi konsultan khusus dalam bidang perencanaan,” ujar Agung.

Menurutnya, uji kelayakan dan kepatutan setiap perencana teknis itu pun disesuaikan dengan aturan ataupun integritas setiap tenaga insinyur.

“Untuk  S1 teknik lebih banyak, sekarang bagaimana caranya kita mendorong mereka untuk secara sah memiliki sertifikat berbadan hukum gelar insinyurnya,” pungkasnya. (nda/pj/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore