Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 April 2017 | 04.42 WIB

Ibu Lengah, Balitanya Tewas di Kolam Ikan

MENGUKUR: Kapolsek Toroh AKP Sunaryo bersama anggota melakukan olah TKP di kolam rumah korban, Kamis (27/4). - Image

MENGUKUR: Kapolsek Toroh AKP Sunaryo bersama anggota melakukan olah TKP di kolam rumah korban, Kamis (27/4).

JawaPos.com - Ini peringatan bagi orang tua. Jangan membiarkan anaknya yang masih balita, bermain tanpa pengawasan ketat. Apalagi di sekitarnya terdapat tempat-tempat yang membahayakan bagi si kecil. Seperti yang terjadi di Dusun Ngancar, Desa Kenteng, Kecataman Toroh, Grobogan, Jawa Tengah. Balita berusia 14 bulan, tewas tenggelam di kolam ikan depan rumah.


 Pondra Dirgantara ditemukan tewas mengambang di kolam ikan, Kamis (27/4). Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.00. Saat itu korban sempat bermain dengan ibunya, Endang di teras rumahnya. Tidak lama kemudian, ibunya masuk ke dalam rumah untuk membuatkan minuman untuk tukang batu yang bekerja di rumahnya.


Selepas membuat minuman, Endang kembali ke teras rumahnya. Endang tidak melihat keberadaan anaknya tersebut. Ibu korban sempat panik mencari anaknya ke rumah tetangga yang tidak jauh dari rumahnya. Namun, tidak diketemukan. Dari situ, tetangga korban ikut mencari keberadaan Pondra Dirgantara.


Tiba-tiba tetangga melihat sosok bocah yang terapung dalam kolam ikan di depan rumahnya yang memiliki panjang sekitar 2,73 meter dengan lebar 1,2 meter. Saat kejadian, kolam tersebut berisi air setinggi 25 cm. Korban di kolam ikan rumah tersebut dalam posisi telentang. “Saat diketemukan, bocah ter sebut dalam keadaan kaku. Meski sempat dilarikan ke rumah bidan desa setempat. Namun, kondisi bocah tersebut sudah meninggal dunia,” ujar Kapolsek Toroh AKP Sunaryo.


Saat menerima laporan akan kejadian tersebut, personel Reskrim dan Inafis Polres Gro bogan menuju lokasi melakukan olah TKP di kolam ikan di depan sebelah kiri rumahnya. “Dari pemeriksaan yang kami lakukan, tidak ada tanda penganiayaan dalam tubuh korban. Korban kemungkinan terpeleset ke dalam kolam ketika berjalan tanpa pengawasan itu. Jenazah korban sudah kami serahkan pada keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya. (int/ris/JPG)

Editor: Soejatmiko
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore