Selasa, 25 Jul 2017
Teknologi

Direktorat Siber Bareskrim Mulai Selidiki Peretas Situs Telkomsel

Jumat, 28 Apr 2017 12:59 | editor : Dhimas Ginanjar

Tampilan situs Telkomsel saat diretas (telkomsel.com)

JawaPos.com - Situs operator Telkomsel (www.telkomsel.com) telah diretas oleh hacker, Jumat (28/4) pagi. Kejadian itu menghebokan jagat dunia maya. Namun, banyak yang mendukung aksi itu karena dianggap menyalurkan apa yang dirasakan para netizen.

Menyikapi peretasan itu, Polri langsung mengambil sikap. Direktorat Siber Bareskrim Polri menegaskan bakal menyelidiki kasus peretasan itu.

Direktur Siber Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran menerangkan, jajarannya akan menyelidiki kasus itu. "Akan dilidik," kata dia kepada JawaPos.com, Jumat (28/4).

Akan tetapi, dia lebih menyarankan pihak Telkomsel melaporkan kejadian itu ke Bareskrim Polri. Sebab, penyidik bekerja atas adanya laporan. "Disarankan bikin LP (laporan polisi)," sambung dia.

Hal senada juga dikatakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Prabowo Yuwono. Sebaiknya Telkomsel membuat laporan agar peretasan bisa segera diusut. "Sebaiknya begitu ya (buat laporan)," kata da.

Diketahui, situs Telkomsel diretas hacker. Isinya, memprotes penetapan tarif kuota internet yang dinilai kelewat mahal. 

"Bagaimana Indonesia mau maju kalau tarif internet mahal. Buat makan aja susah, apalagi beli kuota internet," ujar si peretas.  

Sebelumnya , Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati membenarkan website tersebut sedang dalam perbaikan. Di laman website Telkomsel tertulis "We Apologize, the website is under maintenance PT. Telekomunikasi Selular".

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dalam mengakses website resmi Telkomsel www.telkomsel.com," ujar Adita dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/4).

Pihaknya mengaku, saat ini sedang melakukan penelusuran dan perbaikan website agar segera bisa diakses lagi oleh pelanggan dan masyarakat. "Untuk informasi produk dan layanan Telkomsel bisa juga didapatkan melalui channel lainnya seperti MyTelkomsel apps, Call Center, dan GraPARI," pungkas Adita. (elf/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia