Rabu, 28 Jun 2017
Internasional

Enam Tabung Sperma Diseludupkan Masuk Laos, Buat Apa?

Jumat, 21 Apr 2017 17:47 | editor : Dwi Shintia

Ilustrasi

Ilustrasi (Science Photo Library via BBC)

JawaPos.com – Kasus penyelundupan barang-barang unik dan langka memang kerap terjadi. Tetapi, kasus terkini yang disedang diselidiki kepolisian Thailand bikin geleng-geleng kepala. Mereka berhasil menahan seorang lelaki yang berusaha menyeludupkan enam tabung sperma masuk Laos.

Penemuan itu terjadi ketika si lelaki berusaha melintasi perbatasan Thailand-Laos di Kota Nong Khai. Sperma-sperma tersebut tersimpan dalam tanki nitrogen. Polisi mengatakan kalau pelaku menyeludupkan sperma itu untuk salah satu klinik fertilitas di Kota Vientiane, Laos.

Memang, Laos menjadi tujuan praktek ibu sambung komersil setelah Thailand dan Kamboja melarang praktek tersebut. ”Sperma itu dikumpulkan dari lelaki Tiongkok dan Vietnam,” kata polisi.

Di lansir The Bangkok Post, pelaku yang berkebangsaan Thailand, mengatakan kepada polisi kalau dia sudah melakukan 12 kali perjalanan serupa tahun lalu. Sperma-sperma itu dikumpulkan dari klinik-klinik di Bangkok dan dipindah ke klinik di Laos. Dia juga melakukan pengiriman ke RS di Kamboja.

Pada 2015, Thailand melarang warga asing untuk membayar perempuan Thailand sebagai ibu titipan. Dalam kasus ini, perempuan Thailand dibayar untuk hamil dengan sperma klien atau sperma orang lain. Kemudian, bayi yang nanti dilahirkan akan diadopsi oleh orang asing itu.

Praktek itu dilarang seiring protes yang semakin merebak. Kamboja kemudian mengikuti langkah Thailand tahun lalu. (BBC/tia)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia