Minggu, 23 Apr 2017
Politik

Foto Syurnya Beredar, Gerindra: Itu Serangan Politik Usai Anies-Sandi Menang

Jumat, 21 Apr 2017 16:31

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama cagub Anies Baswedan, Cawagub Sandiaga Uno dan pimpinan Parpol dan tokoh nasional saat konfrensi pers kemenangan Anies-Sandi.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama cagub Anies Baswedan, Cawagub Sandiaga Uno dan pimpinan Parpol dan tokoh nasional saat konfrensi pers kemenangan Anies-Sandi. (Imam Husein/Jawa Pos)

JawaPos.com - Anggota Komisi VII DPR Aryo Putra Hasyim Djojohadikusumo membantah foto syur yang beredar di dunia maya yang menyebutkan itu adalah dirinya.

Bantahan itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Puyuono usai meminta konfirmasi keponakan Prabowo Subianto tersebut. "Aryo sih ngomong itu bukan foto dia," ujarnya saat dihubungi, Jumat (21/4).

Dikatakannya, kalaupun pria tanpa busana dengan sejumlah wanita itu adalah Aryo maka itu tanggung jawab pribadi, bukan partai.  "Kalau salah ya moggo tanggung jawabnya sendiri, kalau benar ya dibela partai," tutur Arief.

Foto Syur diduga Aryo Putra Hasyim Djojohadikusumo

Foto Syur diduga Aryo Putra Hasyim Djojohadikusumo (Istimewa)

Arief menduga, beredarnya foto syur diduga Aryo itu merupakan serangan politik usai menangnya Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilkada DKI. "Itu kan sebuah serangan politik, keluar setelah Anies-Sandi menang," curiganya.

Partai Gerindra mempercayai bahwa foto itu adalah hoax karena sudah ada bantahan Aryo. Partai Gerindra pun akan menyiapkan langkah-langkah hukum untuk membantah itu. "Yang penting Aryo konfirm itu bukan dia. Kalau ada yang laporkan, kita siap hadapi langkah hukumnya," tegas dia.

Lantas adakah rapat untuk membahas foto yang beredar itu? "Nggak ada. Keponakan Pak Prabowo nothing special juga di Gerindra. Itu kan hoax juga. Pak Prabowo juga nggak pernah mengistimewakan keluarganya semua di dalam partai," pungkas Arief. (dna/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia