Kamis, 27 Apr 2017
JPG Today

Polda Sumsel Gelar Rekonstruksi Penembakan oleh Brigadir K

Jumat, 21 Apr 2017 15:57 | editor : Ilham Safutra

JawaPos.com - Propam Polda Sumatera Selatan (Sumsel) dan Propam Mabes Polri masih melakukan pemeriksaan terhadap Brigadir K, anggota Satuan Sabhara Polres Lubuk Linggau. Pemeriksaan itu buntut dari aksi koboynya saat mengejar pengemudi mobil Honda City Hitam bernopol BG 1488 ON yang menerobos razia aparat kepolisian di Lubuk Linggau, Sumsel pada Selasa (18/4) lalu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, prinsip mereka dalam memeriksa Brigadir K dilakukan secara detail. “Mulai proses razia, kemudian apa yang terjadi dalam razia, kemudian adanya yang lari dalam kegiatan razia dan dikejar dan terjadi penembakan itu ditelusuri secara detail sampai kepada penembakan dan jatuhnya korban,” kata Rikwanto, Jumat (21/4).

Dia menambahkan, Brigadir K yang ketika itu ikut kegiatan razia menemukan adanya keganjilan terhadap mobil Honda City yang dikemudikan korban. “Diasumsikan itu pelaku kejahatan karena dirazia tidak berhenti bahkan akan menabrak petugas dikejar juga tidak berhenti diberikan tembakan peringatan. Bahkan juga tidak berhenti akhirnya baru akhirnya dipapas baru berhenti,” beber Rikwanto.

Meski begitu, kata Rikwanto, keputusan dari Brigadir K untuk menembak kepada mobil yang bermuatan enam orang itu dianggap terlalu cepat. "Karena memang perlu diteliti dulu apakah yang ada di mobil itu merupakan ancaman atau pelaku kejahatan apakah tidak. Nah di situ poinnya yang diperdalam nantinya dan dalam kaitan meneliti hal itu,” sambungnya.

Dalam kasus ini, lanjut Rikwanto, Polda Sumsel telah melakukan rekonstruksi agar detail peristiwanya. "Sudah ada korban tentunya ini kita sayangkan dan sesalkan dan kita minta maaf dalam kaitan itu dan anggota yang melakukan hal tersebut dilakukan pemeriksaan,” tukas dia. (elf/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia