Rabu, 28 Jun 2017
Pemilihan

PDIP dan PPP Siapkan Strategi Hadang Prabowo

Jumat, 21 Apr 2017 14:04 | editor : Yusuf Asyari

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto (Gunawan Wibisono/JawaPos.com)

JawaPos.com - Partai Gerindra semakin percaya diri menghantarkan Prabowo Subianto merebut kursi presiden di Pemilu 2019. Partai berlambang burung garuda itu kian gencar melontarkan pencalonan ketua umumnya itu. Menyusul kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Namun, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah memiliki jurus jitu dalam menghadang ambisi Partai Gerindra tersebut.

Melihat ambisi Gerindra untuk mengusung Prabowo sebagai capres, PDIP sebagai partai pemenang Pilpres 2014 menilai keyakinan Gerindra tersebut bukanlah ancaman.

”Kami tidak pernah merasa ada ancaman. Kami hanya kokoh berdiri ketika ada pihak-pihak yang mau mengingkari Pancasila dan kebinekaan konstitusi kita. Toh PDIP telah punya jurus jitu,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto seperti diberitakan INDOPOS (Jawa Pos Group), kemarin.

Menurutnya, setiap partai memiliki strategi dan cara tersendiri dalam berkontestasi. ”Setiap partai punya cara dan strategi. Tapi bagi kami, yang dinyatakan Ibu Mega, kami berdiri kokoh di belakang Jokowi. Skala prioritas terpenting
adalah bekerja untuk rakyat,” imbuhnya.

Ketua Umum PPP Romahurmuziy juga menyatakan, pengumuman soal capres justru akan mengangkat persoalan kontestasi. Menurutnya, kontestasi Pilpres 2014 kemarin sudah selesai. Dengan adanya pengumuman ini, tentu akan mengangkat kembali persoalan kontestasi.

"Dan politik nasional akan mengalami lagi bipolarisasi. Dan itu tidak bagus untuk suasana politik nasional ke depan,” ujarnya, kemarin.

Romi sapaan akrab Romahurmuziy mengaku, PPP nanti akan menjadi partai penentu siapa capres yang akan maju. Selain itu, Prabowo memang bukalah ancaman karena strategi yang dimiliki PPP nanti. ”Soal strateginya apa, itu rahasia,” tandasnya.

Sebelumnya, peluang Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden (capres) 2019 kian lebar. Pasalnya, hasil dari pilkada DKI Jakarta putaran ke-2 bisa menjadi tiketnya.

Ditambah lagi dukungan bulat dari para kader partai berlambang kepala garuda tersebut. (aen/yuz/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia