Minggu, 20 Aug 2017
Otomotif

Dimensi Tetap Mini, Tenaga Lebih Maksi

Jumat, 21 Apr 2017 14:02 | editor : Miftakhul F.S

NAIK KELAS: Munculnya varian 1.2L dengan body kit yang lebih stylish membuat New Daihatsu Ayla berpotensi menggantikan peran Sirion yang diposisikan sebagai hatchback bermesin 1.300 cc.

NAIK KELAS: Munculnya varian 1.2L dengan body kit yang lebih stylish membuat New Daihatsu Ayla berpotensi menggantikan peran Sirion yang diposisikan sebagai hatchback bermesin 1.300 cc. (Muhammad Ali/Jawa Pos)

JawaPos.com- Minimnya area parkir di kota-kota besar mendongkrak kebutuhan konsumen terhadap mobil berukuran kecil. Meski dimensinya kecil, konsumen tetap menginginkan tenaga mobilnya lebih besar untuk mengimbangi jumlah penumpang dan bagasi yang banyak.

Produsen pun jeli membaca kebutuhan konsumen tersebut. Jika dulu mobil kecil identik dengan kubikasi kurang dari 1.000 cc, trennya kini bergeser. Performa mobil-mobil city car dan low cost green car (LCGC) kini lebih maksimal karena sudah mengusung mesin 1.2L. ”Konsumen mobil perkotaan mulai memperhitungkan performa yang lebih baik,” ujar Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto.

Sebagian besar city car dan hatchback memang sudah menggunakan mesin 1.200 cc. Namun, pilihan kini makin luas karena LCGC New Toyota Agya dan New Daihatsu Ayla yang biasanya bermain di kubikasi 1.000 cc mulai menyediakan varian 1.200 cc. Bahkan, urban SUV mungil andalan Suzuki, Ignis, ikut meramaikan pilihan produk mobil bermesin 1.200 cc.

New Agya menyediakan varian mesin 1.200 cc. Mesin berteknologi dual VVT-i tersebut mempunyai tenaga 88 PS atau lebih unggul 20 PS jika dibandingkan dengan versi 1.000 cc. Dengan panjang sekitar 3.660 mm, lebar 1.600 mm, dan tinggi 1.520 mm, LCGC andalan Toyota itu diyakini mampu lebih gesit mengejar Honda Brio Satya yang lebih dulu menggunakan mesin 1.2L. Nyaris sama dengan lawan di kelasnya, Brio Satya, yang berdimensi 3.610 mm x 1.680 mm x 1.485 mm, mesinnya mampu menyemburkan power 88 ps.

Produk andalan Daihatsu, yakni New Ayla, juga tak ketinggalan menghadirkan varian 1.200 cc dengan mesin berkode 3NR-VE yang juga digunakan Daihatsu Sigra. ”Mesin 1.200 cc dirasa paling pas untuk mobil kecil. Kalau 1.000 cc terlalu loyo. Untuk penggunaan harian memang tidak terasa. Tapi, kalau dibawa ke luar kota, baru terasa ngempos (kehilangan tenaga, Red),” ujar Product Accessories Development Section Head PT Suzuki Indomobil Sales Yulius Purwanto.

Suzuki yang cukup lama absen mengisi mobil perkotaan setelah Splash kini come back dengan Ignis. Suzuki enggan menyebut Ignis sebagai city car maupun LCGC. Mereka menjuluki produk anyarnya dengan urban SUV.

Namun, tak bisa dimungkiri, dimensi 3.700 mm x 1.690 mm x 1595 mm membuat Ignis tergolong sebagai mobil kecil yang ideal untuk mobil perkotaan. Ignis yang dibangun Maruti Suzuki dibekali mesin 1.200 cc berkode K12M. ”Berkat sasis baru yang ringan, tenaga yang dihasilkan mesin 1.200 cc bisa lebih terasa di Ignis,” ujar Yulius. (agf/c25/noe)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia