Rabu, 28 Jun 2017
Internasional

Presiden Lengser, Mati dengan Tenang

Jumat, 21 Apr 2017 07:21 | editor : Thomas Kukuh

ILUSTRASI

ILUSTRASI (AFP)

JawaPos.com - Donald Trump sudah dua bulan bertugas sebagai presiden AS. Namun, masih banyak orang yang belum menerimanya. Termasuk Michael Garland Elliott, yang sejatinya sudah sakratulmaut Dia belum bisa mati dengan tenang selama taipan 70 tahun itu masih menjabat. Elliott baru mau "berangkat" setelah mantan istrinya menelepon. Mengabarkan bahwa Trump dimakzulkan. 

Ya, Elliott sudah terbaring tanpa daya akibat gagal jantung di rumah sakit. Para sahabat, tetangga, dan perawat sudah mendoakan dia, tapi seperti masih ada sesuatu yang mengganjal hatinya. Perawat pun menelepon mantan istrinya, Teresa. 

"Aku tahu, itu momen sekaratnya. Aku mengucapkan kalimat yang membuatnya nyaman. Meski cuma lewat telepon," jelas Teresa kepada New York Daily News. Setelah ditelepon, Elliott mengembuskan napas terakhirnya dua pekan lalu (6/4). 

Teresa menjelaskan, Elliott merupakan penggemar berat berita. Saat tahu Trump terpilih sebagai presiden, dia uring-uringan setengah mati. Meski telah bercerai selama 20 tahun, Teresa dan Elliott memang masih akrab. Saat kondisi mantan suaminya memburuk, dia rutin menjenguk. 

Perempuan 68 tahun itu tidak menyesal membohongi Elliott. Apalagi jika itu bisa melancarkan jalan Elliott pada detik-detik terakhirnya di dunia. 

"Kalau aku bisa menyampaikan berita yang gembira, kenapa nggak? Siapa tahu, kebohongan itu bisa jadi nyata," jelas Teresa. Btw, itu gubernur DKI sudah mau lengser. Ada yang mau mati dengan tenang? Silakan, lho. (Daily Mail/fam/c11/na) 

 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia