
STAKEHOLDER: Dari kiri Putu Sumardiana, Muh Anwar, Widodo Sumianto, Winardi, dan D.J. Marjuni, serta, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Surabaya Justamadji (tidak terlihat dalam foto) saat pencanganan Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan.
JawaPos.com – Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kelas I Surabaya tingkatkan konsolidasi. Momen Pencanangan Bulan Bakti Karantina, Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan 2017 menjadi ajang mendongkrak kinerja secara terpadu. Bersama aparat terkait, instansi yang berkantor di Raya Bandara Juanda itu berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat.
Kesadaran yang mereka bangun berupa pentingnya proses karantina dan mutu hasil perikanan. Sejumlah institusi turut dilibatkan balai di bawah Kementerian Kelautan Perikanan itu. Di antaranya Polda Jatim beserta jajaran polresta maupun polres, Lanudal Juanda, Lanud Surabaya, Pemprov Jatim hingga lingkungan dinas terkait tingkat provinsi sampai kabupaten/kota, dan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Surabaya.
''Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan ini serentak di seluruh UPT BKIPM se-Indonesia, termasuk yang di wilayah kerja Surabaya,'' ungkap Kepala Karantina Ikan dan Keamanan Hasil Perikanan Widodo Sumianto didampingi Kepala Balai KIPM Surabaya Putu Sumardiana seusai pencanangan Kamis (20/4) di kantor Raya Juanda.
Melalui kegiatan itu, diharapkan kinerja BKIPM terkait aktivitas perikanan masyarakat meningkat signifikan. Semakin tumbuhnya kesadaran masyarakat diyakini membuat pelanggaran hukum di bidang itu dapat ditekan. Contohnya, percobaan penyelundupan baby lobster maupun benur ke luar negeri. Keberhasilan petugas menggagalkan pengiriman ilegal baby lobster ke Batam melalui Juanda pada Maret 2017 merupakan salah satu bukti sinergitas banyak pihak.
Aviation Security Angkasa Pura (AP) 1 Juanda yang menemukan kejanggalan langsung berkoordinasi dengan petugas BKIPM. Didukung pengamanan dari Satuan Tugas Pengamanan Pangkalan Udara TNI AL Juanda membuat penyelundup gagal melancarkan operandinya. Setelah dilimpahkan ke kepolisian, diharapkan penanganan perkara tersebut berlanjut ke pengadilan. ''Yang diperlukan di sini adanya deterence effect (efek penggetar) agar pelaku jera,'' tegas Widodo.
Di tempat yang sama, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Muh Anwar siap mengawal langkah pemerintah. Pihaknya terus menyidik keterlibatan jaringan lintas pulau dalam kasus tersebut. ''Kami siap membantu dalam penegakan hukum,'' tuturnya. Senada dengan Anwar, Asops Lanudal Juanda Letkol Laut (P) Winardi dan pamen Lanud Surabaya Mayor Kal Dwie Joko Marjuni dari unsur TNI AU berharap edukasi secara gencar ke masyarakat dapat membuat mereka berpikir konstruktif. (*/sep)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
