
Polwan kendaraai moge sambil kampanyekan keselamatan berkendara.
JawaPos.com - Meskipun berperawakan feminim namun saat mengendarai sepeda motor gede (moge), sepuluh sosok Polisi wanita (polwan) itu tetap terlihat garang dengan tunggangannya. Kegiatan itu bagian kampanye keselamatan berkendara kepada masyarakat yang dilakukan personel Polwan dari Satlantas Polrestabes Surabaya.
Pada Kamis pagi (20/4), 10 personel polwan itu menyasar pengendara perempuan untuk diberikan sosialisasi safety riding. Kalangan perempuan itu sengaja jadi sasaran kampanye keselamatan berkendara, karena mereka terkadang masih terlihat grogi ketika mengendarai motor maupun mengemudikan mobil.
Selain itu, tak jarang kaum hawa ini lupa dengan perlengkapan berkendara. Seperti halnya Annisa Wanda. Mahasiswi di salah satu Universitas Swasta di bilangan Surabaya Selatan itu sempat kaget saat dihentikan oleh polwan. Dia berpikir bahwa polisi bakal menilangnya. “Ternyata saya lupa masang tali helm. Polwannya baik, saya salah tapi malah dikasih souvenir handuk," ucap perempuan berusia 21 tahun itu.
Dia melanjutkan, keramahan polwan seperti itulah yang dinantikan masyarakat. Selama ini, tak sedikit pengendara yang takut saat ketemu polisi. "Kalau polisinya ramah semua, tentu semua merasa aman dan nyaman," lanjutnya.
Selain mengendarai moge Harley Davidson ada juga yang memakai motor trail jenis KLX. Kegiatan itu sebetulnya bagian dari peringatan Hari Kartini yang jatuhnya pada Jumat (21/4).
Meskipun perempuan, mereka tak kalah garangnya ketika duduk di atas motor. Mereka juga lihai mengatur kendaraan meskipun naik motor. Mereka keliling ke sejumlah ruas jalan protokol Kota Pahlawan.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Adewira Negara Siregar memaparkan, kegiatan itu merupakan inisatif dari para polwan sendiri. Mereka ingin membuktikan bahwa polwan bisa mengabdi ke masyarakat. Meskipun berkawan dengan debu jalanan, dan berisiko tinggi terkena polusi udara, polwan Satlantas Polrestabes Surabaya itu tidak gampang mengeluh.
“Mereka adalah sosok kartini masa kini. Mereka jadi inspirator bagi perempuan lain, tegas ketika bertugas, tapi tetap lemah lembut mempertahankan citra wanita,” papar alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 itu.
Sifat fundamental wanita yang mengayomi itu juga ditunjukkan ketika mereka berbagi kebahagiaan. Salah seorang polwan bernama Bripda Yurike sempat memberikan sebotol air mineral seusai berpatroli. Turun dari mobil patroli, dia mendatangi seorang perempuan tua. Perempuan tersebut sehari-hari bekerja sebagai tukang kebersihan di area Taman Bungkul.
"Dimunjuk riyen bu (Diminum dulu bu)," ucap Yurike sembari membersihkan kening perempuan itu yang berpeluh keringat dengan tissue. (did/JPG)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
