Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 April 2017 | 22.03 WIB

Sambut Hari Kartini, Polwan Tak Kalah Garangnya Kendarai Moge

Polwan kendaraai moge sambil kampanyekan keselamatan berkendara. - Image

Polwan kendaraai moge sambil kampanyekan keselamatan berkendara.

JawaPos.com - Meskipun berperawakan feminim namun saat mengendarai sepeda motor gede (moge), sepuluh sosok Polisi wanita (polwan) itu tetap terlihat garang dengan tunggangannya. Kegiatan itu bagian kampanye keselamatan berkendara kepada masyarakat yang dilakukan personel Polwan dari Satlantas Polrestabes Surabaya.


Pada Kamis pagi (20/4), 10 personel polwan itu menyasar pengendara perempuan untuk diberikan sosialisasi safety riding. Kalangan perempuan itu sengaja jadi sasaran kampanye keselamatan berkendara, karena mereka terkadang masih terlihat grogi ketika mengendarai motor maupun mengemudikan mobil.


Selain itu, tak jarang kaum hawa ini lupa dengan perlengkapan berkendara. Seperti halnya Annisa Wanda. Mahasiswi di salah satu Universitas Swasta di bilangan Surabaya Selatan itu sempat kaget saat dihentikan oleh polwan. Dia berpikir bahwa polisi bakal menilangnya. “Ternyata saya lupa masang tali helm. Polwannya baik, saya salah tapi malah dikasih souvenir handuk," ucap perempuan berusia 21 tahun itu.


Dia melanjutkan, keramahan polwan seperti itulah yang dinantikan masyarakat. Selama ini, tak sedikit pengendara yang takut saat ketemu polisi. "Kalau polisinya ramah semua, tentu semua merasa aman dan nyaman," lanjutnya.


Selain mengendarai moge Harley Davidson ada juga yang memakai motor trail jenis KLX. Kegiatan itu sebetulnya bagian dari peringatan Hari Kartini yang jatuhnya pada Jumat (21/4).


Meskipun perempuan, mereka tak kalah garangnya ketika duduk di atas motor. Mereka juga lihai mengatur kendaraan meskipun naik motor. Mereka keliling ke sejumlah ruas jalan protokol Kota Pahlawan.


Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Adewira Negara Siregar memaparkan, kegiatan itu merupakan inisatif dari para polwan sendiri. Mereka ingin membuktikan bahwa polwan bisa mengabdi ke masyarakat. Meskipun berkawan dengan debu jalanan, dan berisiko tinggi terkena polusi udara, polwan Satlantas Polrestabes Surabaya itu tidak gampang mengeluh.


“Mereka adalah sosok kartini masa kini. Mereka jadi inspirator bagi perempuan lain, tegas ketika bertugas, tapi tetap lemah lembut mempertahankan citra wanita,” papar alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 itu.


Sifat fundamental wanita yang mengayomi itu juga ditunjukkan ketika mereka berbagi kebahagiaan. Salah seorang polwan bernama Bripda Yurike sempat memberikan sebotol air mineral seusai berpatroli. Turun dari mobil patroli, dia mendatangi seorang perempuan tua. Perempuan tersebut sehari-hari bekerja sebagai tukang kebersihan di area Taman Bungkul.


"Dimunjuk riyen bu (Diminum dulu bu)," ucap Yurike sembari membersihkan kening perempuan itu yang berpeluh keringat dengan tissue. (did/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore