
DIPERIKSA: Mustofa (baju ungu) pelaku pembacokan saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tegalsiwalan. BB celurit diamankan polisi (foto kiri)
JawaPos.com – Perseteruan sesama perempuan ini berakibat masing-masing suami ikut campur dan berujung salah satunya menghunus celuritnya. Akibatnya diantara mereka terpaksa dibawa ke rumah sakit, lantaran menderita luka bacok di kepala dan beberapa bagian tubuh. Peristiwa carok itu terjadi di Desa Tegalsiwalan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.
Akibat duel maut itu membuat Musafak, 35, terpaksa dibawah ke rumah sakit. Lantara dicelurit Mustofa, 25, sekitar pintu masuk PT Cendana Putra Nusantara (CPN) pukul 06.30, Rabu (19/4). Musafak menderita luka bacok di kepala dan lutut.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kedua warga Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, itu bertemu di posko sekitar PT CPN. Saat itu, keduanya sama-sama mengantar istri mereka yang bekerja di pabrik tersebut. Keduanya sempat adu mulut, buntut dari perkara yang melibatkan istri masing-masing.
Tak cukup adu mulut, keduanya kemudian terlibat adu fisik. Mustofa yang membawa celurit, kemudian membacok Musafak. Perkelahian tak imbang itu, membuat Musafak tersungkur. Warga sekitar perusahaan yang mengetahui kejadian ini, langsung melerai pertengkaran tersebut Polisi yang datang setelah mendapat kabar, langsung mengamankan Mustofa beserta barang bukti, yakni sebilah celurit.
Sementara Musafak, dilarikan ke UGD RSUD dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo. Kepada koran ini, Mustofa mengaku tak berniat membacok korban. Ia memang membawa celurit, namun itu untuk jagajaga. Ia berdalih jika diancam oleh korban hendak dibunuh. “Saya bawa arek (celurit, Red) hanya untuk berjaga-jaga. Soalnya waktu dia ke rumah saya, bilang bahwa seomor odi’en epatenah kakeh (seumur hidup akan saya bunuh, Red). Kemudian dia bilang bahwa dia menunggu saya di dekat PT CPN. Bukan saya yang menghadangnya. Tapi, dia yang ngajak saya untuk bertemu di sana,” jelasnya.
Pelaku mengaku lupa telah membacok korban berapa kali. Namun, seingatnya hanya sekali. “Saya lupa berapa kali. Seingat saya satu kali di bagian kepala. Untuk yang di kakinya itu, dia berusaha menendang saya. Akhirnya saya tangkis dengan celurit,” terangnya.
Sementara itu, saat ditemui di UGD RSUD dr Mohamad Saleh sekitar pukul 11.00, pihak keluarga tidak berkenan dimintai keterangan. Sementara itu, Kaposek Tegalsiwalan AKP Jamal mengungkapkan, peristiwa itu bermula dari permasalahan yang melibatkan istri masing-masing. Iis, 35, istri Musafak menuding, namanya dijelek-jelekan oleh Elok, 20, istri pelaku.
Iis mengaku namanya tercemar di pabrik tempat mereka bekerja. Hanya saja, tidak diketahui pencemaran seperti apa yang dilakukan Elok. Polsek Tegalsiwalan mengaku belum menelisik lebih jauh asal muasal pencemaran nama baik tersebut. “Yang pasti, istri korban dan pelaku sama-sama bekerja di PT CPN,” terangnya. Karena merasa namanya dicemarkan, Iis dan Musafak mendatangi kediaman Mustofa, Minggu (16/4) lalu.
Bukannya masalah selesai, kedua pasangan suami istri (pasutri) ini malah terlibat cekcok. Hingga akhirnya, Musafak dan Mustofa bertemu kemarin. “Kita masih selidiki terkait dengan masalah ini. Sebab, dari versi pelaku, pihaknya ditunggu oleh korban. Sehingga, membawa sajam untuk berjagajaga. Sementara dari pihak korban mengaku, jika ia dihadang terus diserang dengan menggunakan celurit,” terangnya. (rpd/rf/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
