
M. Shohib
JawaPos.com - Tim khusus yang dibentuk Polrestabes Surabaya untuk mencari para tahanan kabur dari Mapolsek Tambaksari kembali mendapat hasil. Dua orang kembali ditangkap di lokasi yang berbeda. Mereka adalah M. Shohib dan Budi Sasmito.
Shohib ditangkap karena terlibat peredaran narkoba. Sedangkan Budi merupakan tahanan kasus curat.
Berdasar informasi yang dhimpun JawaPos.com, Shohib ditangkap di Bangkalan Madura, Kamis dini hari (20/4) sekitar pukul 02.30. Lokasi persembunyiannya begitu terpencil, persisnya di Desa Alas Kembang, Burneh, Bangkalan. Akses masuknya sekitar 7km dari jalan utama di kabupaten tersebut.
"Jalan masuknya belum aspal. Nggak ada penerangan sama sekali. Jadi kayak hutan belantara," cerita salah seorang sumber JawaPos.com di kepolisian.
Sebelum menangkap Shohib, polisi mendapat informasi bahwa pria yang ngekos di kawasan Kedung Klinter Surabaya itu bersembunyi di rumah kerabatnya. Korps seragam cokelat lantas menelusuri siapa keluarganya yang ikut menyembunyikan tahanan kabur itu. Mereka kemudian mendapat nama Mustofa, yang merupakan paman Shohib.
Mustofa sendiri bekerja sebagai sopir lyn di Surabaya. Dia asli Bangkalan. Polisi menerima informasi keberadaannya di Desa Kampek, Burneh. Saat rumahnya didatangi, Mustofa mengakui bahwa dirinya melindungi Shohib.
Setelah itu, dia diminta menunjukkan lokasi persembunyian Shohib. "Mustofa juga dibawa ke kantor (Mapolrestabes Surabaya) untuk dimintai keterangan lebih lanjut," imbuhnya. Sangat mungkin, Mustofa bakal dijerat pidana karena melindungi tahanan kabur.
Sedangkan Budi diringkus di Pasuruan. Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari kepolisian. Rencananya polisi akan merilis penangkapan tahanan tersebut sekitar pukul 13.30.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga hanya membenarkan bahwa ada dua orang lagi yang ditangkap. "Nanti kami jelaskan lebih detail ya," kata Shinto.
Dengan tertangkapnya kedua tahanan itu, total sudah ada lima orang yang dibekuk. Sebelumnya polisi sudah mengamankan Ryan Dwi Saputra, Fadilla Arfan, dan Jefry Margaputra. Dua orang lainnya yakni Salman dan Saiful Haq sampai saat ini masih diburu. (did)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
