
SALAH JALAN: Dimas Bagus Mahayase bersama barang bukti televisi dan handphone curian Selasa (18/4) di Mapolsek Sidoarjo Kota.
JawaPos.com – Dimas Bagus Mahayase bukan suami yang bisa menjadi panutan. Buktinya, pemuda 21 tahun itu malah mengajak Siti Maudalikhah, istrinya, untuk berbuat kejahatan. Warga Desa Andonosari, Tutur, Pasuruan, tersebut beberapa kali membobol toko elektronik.
Dimas dan Siti menikah awal tahun lalu. Dia lantas mengajak istrinya ke Kota Delta untuk mencari pekerjaan. Dimas langsung diterima sebagai pegawai toko galangan di Lemahputro, Sidoarjo. Namun, satu bulan belakangan dia dipecat. Dimas pun kelabakan. Terlebih, istrinya tengah hamil tua.
Dia lantas mencari jalan pintas agar bisa terus mencukupi kebutuhan. Dalam kondisi pikiran yang gelap, dia membobol toko elektronik yang tidak jauh dari bekas tempat kerjanya. Dimas mengajak Siti saat beraksi pertengahan Maret lalu. Dia mengelabui istrinya sendiri. Dimas berdalih mendapat banyak potongan harga untuk membeli barang elektronik dari temannya. Siti sempat bingung karena suaminya sudah tidak bekerja. Meski begitu, dia manut saja.
Sekitar pukul 23.00 Dimas memboncengkan istrinya ke sebuah toko elektronik di Jalan Diponegoro. ”Istrinya menunggu di depan toko, suaminya naik ke atas toko dengan memanjat,” ujar Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Rochsulullah Selasa (18/4).
Siti semakin bingung dengan apa yang dilihatnya. Dia sempat menegur suaminya. Namun, lagi-lagi Dimas meyakinkannya bahwa teman yang menjadi jujukan memang tidur di bagian atas toko. Siti yang polos pun hanya mengangguk mendengar jawaban itu. ”Modusnya membobol plafon,” lanjutnya.
Dimas kemudian mengambil lima televisi LED. Dia membawa televisi tersebut keluar dan menyerahkannya kepada Siti. Mereka lantas pulang ke tempat kosnya di Sidokare, Sidoarjo. ”Istrinya diminta untuk membantu membawa barang curian,” katanya.
Barang-barang itu selanjutnya dijual kembali oleh pelaku. Dimas menawarkannya ke situs jual beli online. Merasa aksinya mulus, dia kembali beraksi. Sasarannya kali ini adalah konter handphone di Jalan Gajah Mada, Sidoarjo. ”Modusnya sama dengan yang pertama,” tutur perwira polisi dengan satu melati di pundak itu.
Rochsul menyatakan, pihaknya mendapat petunjuk identitas pelaku dari rekaman kamera closed circuit television (CCTV) di lokasi. Dari rekaman tersebut, polisi berhasil meringkus pelaku. ”Istrinya ditangguhkan karena alasan kemanusiaan,” jelasnya.
Rochsul mengungkapkan, istri pelaku saat ini tengah hamil delapan bulan. Karena itu, penyidik merasa tidak perlu melakukan penahanan sementara waktu. Meskipun statusnya sudah tersangka. ”Berkas tetap lanjut,” ucapnya.
Dimas mengaku gelap mata. Dia nekat mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi setelah dikeluarkan dari pekerjaan. ”Persalinan istri butuh banyak uang, padahal sudah tidak kerja,” dalihnya. (edi/c21/pri/sep/JPG)

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
