
Ilustrasi
JawaPos.com- Aksi penjahat jalanan atau begal kembali memakan korban. Kali ini menimpa Holili, 25, warga Tongas, Kabupaten Probolinggo. Dia menjadi korban keberingasan pelaku saat melintas di Jalan Brawijaya, Sumberasih, Probolinggo, Senin malam (17/4).
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, sekitar pukul 18.00 korban hendak membeli nasi goreng bersama Holis, 25, saudaranya. Mereka mengendarai motor Honda Vario putih biru bernopol N 2991 SM milik Holis.
Saat itu korban melaju dari arah barat. Sebelum melalui simpang empat desa setempat, korban dipepet dua orang yang mengendarai satu motor Yamaha Mio J hitam. Korban mengaku tak sempat melihat nopol motor pelaku.
Mulanya, pelaku yang membawa senjata tajam jenis celurit itu memepet motor korban. Sadar menjadi incaran begal, korban berupaya tancap gas ke timur. Namun, pelaku bergerak cepat dengan membacok tangan kanan Holili, pengendara motor. Setelah dibacok, Holili dan Holis terjatuh dari motor. Karena pelaku membawa sajam, korban berupaya melarikan diri dengan meninggalkan motor tersebut.
Kapolsek Sumberasih AKP Wahyudi menuturkan, pelaku sempat menggertak korban untuk menyerahkan motornya. ”Karena berusaha menghindar, pelaku membacok korban,” terangnya Setelah dibacok, korban menyelamatkan diri ke arah timur.
Sementara itu, pelaku dengan mudah menggondol motor tersebut. Menurut Kapolsek, pelaku lari ke arah selatan di simpang empat itu. ”Saat itu yang dipikirkan korban hanya menyelamatkan diri,” terangnya. Warga yang mendengar peristiwa tersebut langsung menolong korban yang bersimbah darah.
Korban lantas dilarikan ke klinik dr Ika yang berada tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). ”Sebelum korban dilarikan ke RSUD dr Mohamad Saleh, korban sempat dirawat di klinik yang berada di Jalan Brawijaya itu,” imbuhnya. Karena terluka parah, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit.
Anggota Polsek Sumberasih langsung menyelidiki peristiwa tersebut. Holis yang menjadi korban dalam peristiwa itu dimintai keterangan di Mapolsek Sumberasih setelah kejadian. Hingga kemarin, polisi terus mengusut pembegalan tersebut berdasar keterangan saksi sekaligus korban.
Lebih lanjut, AKP Wahyudi mengimbau warga meningkatkan kewaspadaannya. Terutama saat melintas di jalanan yang sepi. ”Jika masyarakat mengendarai motor dan melintasi jalan yang sepi, dianjurkan beramai-ramai atau banyak teman,” ujarnya.
Sementara itu, istri korban Holili, Karlina, 25, langsung shock mendengar sang suami menjadi korban begal. Saat ditemui koran ini di RSUD dr Mohamad Saleh malam setelah kejadian, dia mengaku baru tahu kejadian tersebut saat dihubungi polisi. ”Saya ditelepon polisi, dikabari kalau suami dibegal,” katanya. (rpd/put/rf/c21/end)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
