Minggu, 30 Apr 2017
Bisnis

Buka Jalur Pelayaran Baru, TMAS Incar Pendapatan Rp2,1 T di 2017

Selasa, 18 Apr 2017 01:30 | editor : Mochamad Nur

Ilustrasi

Ilustrasi (Pixabay.com)

JawaPos.com - Kebijakan pemerintahan Jokowi mendorong pengembangan tol laut untuk memperlancar distribusi barang ke sejumlah wilayah Indonesia direspon kalangan dunia usaha. 

Salah satunya, dilakukan oleh PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) dengan melayani jasa angkutan barang ke 32 pelabuhan.

"Tahun ini kami telah melayani angkutan logistik di 32 pelabuhan dibanding akhir tahun lalu yang baru mencapai 27  pelabuhan," ujar Direktur TMAS Sutikno Khusumo dalam paparan publik di Jakarta, Senin (17/4).

Tambahan layanan jasa angkutan logistik diharapkan bisa meningkatkan pendapatan perseroan dari Rp 1,7 triliun tahun 2016 menjadi Rp 2,2 triliun tahun ini. "Untuk laba kami berharap berharap bisa bukukan di angka Rp 200 miliar," katanya.

Sutikno mengakui target laba tahun ini turun dibanding realisasi tahun 2016 yang mencapai Rp 231 miliar. "Tahun ini kami masih terus melakukan ekspansi dengan membeli kapal dan membuka jalur-jalur baru. Namun, untuk tahun-tahun mendatang tentunya laba bersih akan kembali naik," katanya.

Ekspansi usaha dengan menambah jumlah pelabuhan yang disinggahi sebagai bagian dari strategi perseroan untuk mendukung konektivitas antar wilayah, khususnya dalam mengiriman logistik.

Hingga Maret 2017, total armada TMAS mencapai 34 armada dengan total kapasitas 25.785 TEUs. Tahun ini perseroan berharap bisa menambah dua unit kapal dengan target kapasitas menjadi 30.783 TEUs.

Direktur TMAS, Faty Khusumo mengakui program tol laut memberikan peluang bagi perusahaan untuk membuka jalur jasa pengiriman logistik ke sejumlah wilayah yang sebelumnya tidak bisa disinggahi. 

"Dengan konektivitas yang kuat dan terintegasi waktu pendistribusian barang akan semakin singkat," katanya.(nas/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia