
Andi Lala, tersangka pembunuhan satu keluarga di Medan.
JawaPos.com - Setelah berhasil meringkus Andi Lala, pelaku pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Inhil, Riau, pada Sabtu (15/4) dini hari lalu, jajaran Polda Sumatera Utara (Sumut) pun membeberkan alasan pelaku menghabisi nyawa korban. Motif pelaku menghabisi nyawa Warga Mabar Medan pada Jumat (7/4) itu, tidak lain karena dendam atas jual beli narkoba.
Kapolda Sumut Irjen Rycko Ahmelza Dahniel mengungkapkan, Andi Lala nekat menghabisi keluarga Riyanto lantaran motif dendam terkait uang pembelian narkotika.
"Terungkap dari hasil pemeriksaan, Andi Lala membunuh Riyanto sekeluarga karena utang narkoba. Dia kesal kepada Riyanto karena merasa tertipu," kata Rycko Ahmelza Dahniel seperti dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group), Selasa (18/4).
Rycko membeberkan, persiapan Andi Lala untuk meghabisi Riyanto sudah dilakukan sejak Jumat (7/4). Andi Lala bahkan menggadaikan sepeda motor untuk membelikan sabu dan mobil rental yang digunakan dalam pembantaian tersebut. "Kemudian Andi Lala mengajak Rony dan Indra Syahputra ke rumah Riyanto di Jalan Mangaan Mabar,” jelas Rycko.
Di sana, Andi Lala mengajak Riyanto menggunakan sabu. Nah, saat korban menggunakan sabu, di situlah dia dihabisi oleh tersangka. “Dan dari hasil pemeriksaan, ternyata Andi Lala sendiri yang melakukan eksekusi terhadap semua korban," beber Rycko lagi.
Sementara itu, keponakan Andi Lala, Roni Agara (21) dan temannya Indra Syahputra ternyata tidak melakukan penganiayaan, mereka hanya menunggu di luar rumah.
Dalam melakukan aksinya, sebagai eksekutor tunggal, usai menghabisi Riyanto Andi Lala membongkar lemari untuk mencari narkoba sebagaimana yang dijanjikan korban. Ketika itu Sri Ariyani (38), istri Riyanto terbangun. Andi Lala langsung menghantam Yani.
Pembantaian Yani ternyata membangunkan ketiga anaknya. Tanpa belas kasihan, Andi Lala menghajar ketiga bocah malang itu. Marni (60), mertua Riyanto mendengar suara cucunya menangis. Dia langsung masuk ke dalam kamar. Begitu menghidupkan lampu, Marni juga dibunuh Andi Lala.
Selain ketiga tersangka, polisi menetapkan tersangka tambahan dalam kasus pembunuhan sadis di Mabar ini. Adalah Riki (23) alias Keriting. Dia diamankan petugas pada Sabtu (15/4) lalu di rumahnya, Jalan Melati 2, Pasar 4, Dusun Jeruk, Kelurahan Desa Melati 2, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.
Dalam kasus itu, Riki berperan sebagai penadah sepeda motor korban pembunuhan. Ternyata Riki juga masih punya hubungan keluarga dengan Andi Lala. Saat menangkap Riki, petugas menemukan barang bukti satu unit sepeda motor Vario tanpa plat nomor Polisi.
Sepeda motor itu disinyalir digunakan Andi Lala melarikan diri ke Serdang Bedagai, sebelum dia berangkat ke Riau. Sepeda motor itu dijual dengan harga Rp1,8 juta kepada Riki. Uang itu digunakan untuk melarikan diri. (mag-1/fac/gus/adz/iil/JPG)

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
