
Surabaya Bhayangkara Samator kalah dari Palembang Bank SumselBabel dan harus puas menjadi juru kunci klasemen final four.
JawaPos.com - Setelah terbang ke langkit ketujuh dengan menjuarai Proliga 2016, Surabaya Bhayangkara Samator terjun bebas pada tahun ini. Meski lolos dari babak reguler, Samator tetap harus menerima kenyataan menjadi juru kunci final four.
Hasil minor ini diraih usai kekalahan dari Palembang Bank SumselBabel dengan skor 1-3 (20-25, 25-20, 20-25, 20-25) pada hari terakhir putaran keda final four di GOR C-Tra Arena, Bandung, Minggu (16/4).
Selama enam pertandingan final four, Samator hanya menang sekali atas Jakarta BNI Taplus pada putaran pertama di GOR Sritex Solo. Sementara, lima laga lain berakhir dengan kekalahan, masing-masing dua kali dari Jakarta Pertamina Energi, dua kali dari Bank SumselBabel, dan sekali dari BNI Taplus.
Jumlah kemenangan dan poin Samator justru kalah dari tim yang semula dianggap terlemah, BNI Taplus. Selama final four, BNI Taplus sanggup memetik dua kemenangan dan empat kali kalah. Dua kemenangan masing-masing dicatat atas Samator dan Bank SumselBabel.
Sementara itu, kemenangan atas Samator tak mengubah status Bank SumselBabel sebagai runner-up klasemen final four di bawah Pertamina Energi. Tim asuhan Samsul Jais mengumpulkan 4 kemenangan dan 2 kali kalah dengan total 12 poin.
Meski begitu, Bank SumselBabel sudah dipastikan melaju ke grand final di Jogjakarta pada 23 April menghadapi Pertamina. "Dari kemarin kami sudah pasti ke grand final. Jadi, saya tekankan kepada pemain bahwa ini pertandingan prestise," ujar Samsul Jais yang memang meminta anak asuhnya tetap serius menghadapi Samator.
"Kami menerapkan permainan rileks tapi tetap fokus. Set kedua kami banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga jadi underpressure. setelah perbaiki nonteknis, permainan kami kembali membaik," sambungnya.
Bagi Bank SumselBabel, ini kali ketiga mereka berhasil lolos ke grand final sejak keikutsertaan di Proliga. Dalam dua kesempatan sebelumnya, tim berjuluk Bayi Ajaib ini mampu menjadi juara, yakni pada 2011 dan 2013. (ira/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
