Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 April 2017 | 04.32 WIB

Pembunuh Asisten Rumah Tangga Puncak Permai Reka Ulang 53 Adegan

BAGIAN AWAL: Rekonstruksi tersangka Vian Ahmad Fauzi (kiri) sebelum korban Tasri dibunuh Vian. - Image

BAGIAN AWAL: Rekonstruksi tersangka Vian Ahmad Fauzi (kiri) sebelum korban Tasri dibunuh Vian.


JawaPos.com – Tersangka pembunuhan di Puncak Permai I/ 33, Vian Ahmad Fauzi Kamis (13/4) pagi memeragakan 53 adegan rekonstruksi. Adegan paling banyak dilakukan di rumah, tempat Tasri bekerja sebagai asisten rumah tangga (PRT).



''Tersangka sudah mengetahui aktivitas korban. Saat masuk lewat lantai dua dan melihat ke bawah, sudah ada niat untuk membunuh,'' terang Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga kepada jawapos.com



Dalam rekonstruksi itu, Vian memeragakan detik-detik ketika dirinya menghabisi nyawa Tasri. Pelaku menggunakan sebilah parang yang dia ambil dari warung tempatnya biasa cangkruk. Begitu turun dari lantai dua, pria bertubuh ceking itu langsung menghampir Tasri. Korban sebenarnya juga tahu dengan kehadiran pelaku.



Tasri sebenarnya juga sempat berusaha melawan. Hal tersebut merupakan salah satu temuan baru dari pengakuan Vian sebelumnya. ''Perlawanan itu dibuktikan dengan adanya luka memar di tangan korban,'' tambah Shinto.



Tenaga Vian lebih kuat. Tubuh korban yang renta tidak mampu menangkis serangan Vian. Apalagi, kepalanya juga dibenturkan kepada pegangan di tangga. Saat olah TKP awal, polisi memang menemukan bercak darah di sana. Darah tersebut juga dicocokkan dengan adanya luka di pelipis kanan perempuan asal Tuban tersebut.



Tasri pun tumbang setelah mengalami dua luka tusuk. ''Lukanya ada di tengkuk bagian belakang serta leher sebelah kiri,'' beber mantan Kasatreskrim Polresta Tangerang itu. Meskipun tidak sampai memeriksa denyut nadi, namun Vian tetap bisa memastikan bahwa korban sudah tewas.



Dia hanya melihat bahwa Tasri tidak bernafas dan tidak bergerak sama sekali. Saat bagian akhir rekonstruksi itu, Vian juga sempat berusaha menghilangkan jejak. ''Dia sempat membersihkan darah korban pakai handuk yang ada di sana,'' jelas Shinto. (did/sep)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore