
HENING: Para siswa SMAN 20 Surabaya sedang menjalani UNBK bahasa Inggris, Rabu (12/4). Kamis (13/4) ujian terakhir sesuai peminatan.
JawaPos.com – Kamis (13/4) merupakan hari terakhir ujian nasional berbasis komputer (UNBK) bagi siswa SMA. Mata ujian yang akan diikuti adalah mata pelajaran (mapel) pilihan sesuai jurusan. Salah satu yang harus diwaspadai adalah soal yang tertukar.
Waka Kurikulum SMAN 4 Surabaya Luluk Utami menyatakan, pihaknya sudah mempersiapkan anak didiknya untuk melaksanakan ujian mapel pilihan. Para siswa memilih sendiri mata ujian yang diminati sesuai jurusannya. ”Murni pilihan siswa.Sekolah mengakomodasi saja,” ujarnya.
Di jurusan IPA, mapel biologi paling diminati. Sebanyak 135 siswa memilih mata ujian tersebut. Disusul fisika dengan 95 siswa dan kimia delapan siswa. Di jurusan IPS, 63 siswa memilih sosiologi dalam ujian hari ini. Disusul ekonomi dengan sembilan siswa. Untukgeografi, tidak ada peminat.
Sebelumnya, pihak sekolah melaksanakan pemantapan materi. Siswa diajak berlatih mengerjakan soal sesuai mata ujian pilihannya. Luluk berharap tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan ujian hari ini.
Kepala SMAN 1 Surabaya Johanes Mardijono menyebutkan, kimia paling banyak diminati. Ada 106 siswa yang memilih kimia. Disusul biologi dengan 82 siswa dan fisika 56 siswa. Untuk jurusan IPS, sepuluh siswa memilih sosiologi, sembilan siswa memilih ekonomi, dan tujuh siswa memilih geografi.
Berkaca dari trouble yang terjadi pada UNBK SMK untuk mata ujian kejuruan, pihaknya juga khawatir. Apalagi, soal-soal ujian sangat mungkin memiliki banyak gambar. Johanes berharap trouble tidak terjadi. Sebab, gambar-gambar tersebut diprediksi tidak sebanyak pada mata ujian di SMK.
Salah satu yang harus diwaspadai adalah jika siswa mendapat soal yang tidak sesuai pilihannya. Misalnya, setelah login, siswa yang memilih biologi mendapat soal kimia. Terkait hal itu, Johanes mengaku segera melapor pada panitia pusat. ”Itu sebagai langkah awal,” katanya. Sebab, pihaknya tidak mungkin memaksa siswa mengerjakan apa adanya soal-soal yang diterima. ”Mudah-mudahan tidak sampai trouble,” tuturnya.
Sementara itu, para siswa sehari sebelumnya melaksanakan ujian bahasa Inggris. Nindi Oktaviani, siswa kelas XII SMA dr Soetomo, mengaku mengerjakan 50 soal dengan sebaik-baiknya, termasuk listening. Salah satu yang dikhawatirkan ketika listening adalah suara yang tidak terdengar jelas pada headset. ”Untung tadi (kemarin, Red) lancar, aman,” ucapnya.
Hari ini Nindi memilih sosiologi untuk ujian mapel. Dia berharap soal-soal bisa dikerjakan dengan baik. Sebab, dia juga kerapmengerjakan latihan soal sebelum ujian dilaksanakan.
Waka Kesiswaan SMAN 20 Surabaya Supratman menambahkan, di sekolahnya, mapel yang banyak dipilih adalah biologi. Jumlahnya di setiap kelas jurusan IPA sama, yaitu lebih dari 50 persen. Menurut dia, siswa menganggap pelajaran tersebut lebih mudah jika dibandingkan dengan mapel lain.
Biologi sering dinilai sebagai mapel eksakta yang masih bisa dihafal. Sementara itu, mapel lain harus menggunakan kalkulasi rumus dan analisis lebih lanjut. ”Sekitar 178 di antara 269 siswamemilih biologi,” terangnya.
Untuk jurusan IPS, mapel sosiologi menjadi primadona. Yakni, dipilih 47 di antara total 74 siswa. Sama dengan IPA, kondisi tersebut berkaitan erat dengan penguasaan mapel dengan cara menghafal.
Supratman memastikan seluruh mapel pilihan itu merupakan keinginan siswa. Sekolah hanya memberikan bimbingan terkait pilihan itu. ”Kami sampaikan, kalau bisa pilih mapel yang paling dikuasai,” katanya. (puj/elo/c18/nda/sep/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
