Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 April 2017 | 23.39 WIB

Cek Izin dan Kelayakan Senpi, Pemegang Senpi Wajib Berhati-hati

ANTISIPASI: Propam mengecek senpi anggota di jajaran Polresta Sidoarjo kemarin. - Image

ANTISIPASI: Propam mengecek senpi anggota di jajaran Polresta Sidoarjo kemarin.


JawaPos.com – Insiden penembakan yang menewaskan mahasiswa di Jember bulan lalu membuat publik terhenyak. Terlebih, beberapa hari berselang terungkap bahwa dalang penembakan itu adalah anggota polisi. Oknum petugas tersebut menyatakan tidak sengaja. Pelaku mengaku emosional dan spontan melakukan penembakan itu setelah terjadi cekcok dengan korban saat berkendara di jalan.



Peristiwa serupa tentu tidak diharapkan. Polisi tertuntut harus berhati-hati dalam menggunakan senjata api (senpi). Nah, sebagai bagian dari langkah antisipasi, Rabu (12/4) puluhan pucuk senpi milik personel jajaran Polresta Sidoarjo diperiksa propam.



Pemeriksaan berlangsung setelah apel pagi. Jajaran personel dari tingkat kepala satuan (Kasat) sampai tim buser diminta meletakkan senpi masing-masing di atas meja secara bergantian. Kemudian, belasan anggota propam mengecek izin dan kelayakannya.



Kasubbaghumas Polresta Sidoarjo AKP Samsul Hadi mengungkapkan, pemeriksaan itu bukan barang baru di lingkungan kepolisian. Menurut dia, senpi anggota dicek secara berkala. ”Diperiksa setiap satu, tiga, dan enam bulan sekali,” katanya.



Samsul menerangkan, senpi dan anggota polisi tidak bisa dipisahkan sebagai pasangan. Bahkan, senpi bisa disebut sebagai istri kedua. Jadi, kondisinya harus benar-benar diperhatikan dengan melakukan perawatan yang tepat. Dengan begitu, senpi difungsikan sesuai harapan saat dibawa bertugas. ”Bukan hanya senpi yang dicek, melainkan juga amunisinya,” jelasnya.



Dia menuturkan, masa berlaku surat izin membawa senpi juga menjadi sorotan propam. Jika izin sudah habis, anggota harus langsung mengurus perpanjangan. ”Kalau tidak, senpi akan ditarik,” ucap polisi asal Ponorogo itu.



Selain pemeriksaan fisik terhadap senpi, ada tes psikologi bagi anggota setiap enam bulan sekali. Sebab, bukan tidak mungkin, beban kerja yang cukup tinggi membuat psikologi personel berubah. ”Jadi, anggota yang memegang senpi memang harus berhati-hati. Minimal mampu mengelola emosi dengan baik,” terangnya. (edi/c16/hud/sep/JPG)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore