
Ilustrasi
JawaPos.com - Polsekta Pontianak Kota menembak dua dari tiga pelaku pencurian di kawasan Pasar Kapuas Besar, Pontianak Kota, Kalbar, Selasa (11/4).
Dua pelaku, Cica dan Murhan ditangkap di kediamannya masing-masing. Tak seperti Cica, Murhan malah melawan dan hendak melarikan diri saat ditangkap di rumahnya di Gang Semut, Pontianak Utara. Mau tak mau polisi melumpuhkannya pakai timah panas.
Dari tangan kedua sindikat pencuri itu, polisi menyita tiga tabung gas elpiji 3 Kg dan satu kompor gas. Sedangkan dompet berisikan uang dan surat-surat masih dalam pencarian, karena sudah dikuasai penadah.
Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Dedi Mulyadi menerangkan, pengungkapan sindikat pencurian di Pasar Kapuas Besar ini berawal dari laporan yang diterima jajarannya. Kedua pelaku beraksi di lorong Jalan Serayu dan di Komplek Pasar Kapuas Besar. “Kasus yang pertama, berkaitan dengan hilangnya dompet korban berisikan uang Rp450 ribu,” ungkap Kompol Dedi Mulyadi, Rabu (12/4).
Di hari yang sama pula, jajarannya kembali menerima laporan kejahatan lainnya yang dilakukan kedua pelaku. Korbannya pedagang di Pasar Kapuas Besar yang kehilangan kompor gas dan tabung gas. Bahkan kotak amal juga raib diambil pelaku. “Dari laporan ini, kami pun melakukan penyelidikan dan penyidikan. Akhirnya didapatlah ciri-ciri dan identitas pelaku, yakni Cica. Cica pun ditangkap tanpa perlawanan di kediamannya,” ungkap Kompol Dedi.
Di kantor polisi, Cica pun bernyanyi. Dia tidak beraksi sendiri, melainkan bersama kedua rekannya, Murhan dan Dn. “Dari keterangan itulah, Selasa malam, anggota mendapatkan informasi bahwa Murhan sedang berada di bawah Jembatan Tol Landak, yakni di Gang Semut,” jelas Kapolsek.
Murhan yang saat itu sedang duduk di pinggir Sungai Kapuas, mengetahui kehadiran polisi. Dia langsung melarikan diri. “Tembakan peringatan sudah dilepas, namun tidak diindahkan. Terpaksa anggota mengambil tindakan tegas dengan melepaskan tembakan ke arah kakinya,” tegasnya.
Dedi mengungkapkan, sudah dua pelaku yang diamankan. Sementara Dn masih dalam pencarian dan telah diterbitkan surat daftar pencarian orang (DPO). (zrn/fab/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
