
Kapolres Jayawijaya AKPB Yan Pieter Reba
JawaPos.com - Kapolres Jayawijaya, AKPB Yan Pieter Reba SE MSi mencurigai peredaraan sabu di Jayawijaya melibatkan oknum aparat yang ada di Kabupaten Jayawijaya sehingga barang haram ini dengan mudah masuk ke Wamena, Kabupeten Jayawijaya.
Dari data yang ada, tercatat polisi mengungkap sedikitnya lima peredaran sabu di Jayawijaya. Ini pun berlangsung dalam kurun waktu tiga bulan terakhir hingga pertengahan April tahun 2017 ini.
Dilansir dari Cenderawasih Post (Jawa Pos Group), hingga saat ini transportasi udara menjadi satu-satunya akses masuk dan keluarnya manusia dan barang. Hal ini membuat, Kapolres mencurigai ada keterlibatan masuknya sabu melalui bandara.
"Ada dugaan, entah itu anggota atau petugas lain. Kita akan selidiki lebih dalam lagi dan kalau anggota kami dari kepolisian ada yang terlibat kami pecat. Saya tidak main-main," tegas Yan Pieter Reba ketika ditemui di Mapolres Jayawijaya, Rabu (12/4).
Dia menjelaskan bahwa rata-rata narkotika jenis sabu-sabu masuk ke Wamena melalui bandara sebab daerah pegunungan Papua itu tidak bisa dijangkau dengan menggunakan kapal laut dan transportasi darat.
Kata Reba, pihaknya tidak ada rencana penambahan anggota di bandara dan kalaupun akan ditambah, nantinya dipilih secara baik agar anggota yang ditugaskan tidak bekerjasama dengan penjahat pelaku penyenludup sabu - sabu.
Ia mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap seorang jaringan pemasok dan pengguna sabu - sabu di Jayawijaya, yang ditangkap pada Minggu lalu (9/4) pelaku mengakui barang - barang itu diseludupkan melalui pesawat.
"Saya yakin mereka mau mengaku tentang ada keterlibatan, tidak mungkin tidak ada petugas yang terlibat untuk kasih lolos karena di pesawat saja sebelum turun dan naik pasti ada pengumuman kepada penumpang tentang larangan membawah atau menggunakan barang ini,” jelasnya.
Menurut data Polres Jayawijaya pada tahun 2017 saja pihkanya berhasil mengungkap lima kasus peredaran narkoba jenis sabu dan juga tujuh kasus tempat pembuatan minuman keras di Jayawijaya.
“Kita harap peran masyarakat juga untuk melaporkan jika ada kecurigaan jaringan narkoba di Jayawijaya dan juga tempat pembuatan minuman keras karena ini awal segala tindak pidana di daerah ini,” pungkasnya.(gin/lay/sad/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
