
Wati Sininsian, ketua perkumpulan Masyarakat Murut dari Sabah yang barada Kuala Kumpur di mana orang tuanya berasal dari Labang Indonesia.
JawaPos.com - Dukungan terhadap Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabudaya terus mengalir dari berbagai kalangan. Tak hanya dari mahasiswa Tarakan, Samarinda, Makassar, Malang dan Yogjakarta, dukungan tersebut juga datang dari dunia mancanegara.
Di ataranya, Komunitas Serumpun Murut Malaysia, baik di Kuala Lumpur dan Negara Bagian Sabah, serta dukungan para pelajar asal Kalimantan Utara di Taiwan Cina.
Wati Sininsian, ketua perkumpulan Masyarakat Murut dari Sabah yang barada Kuala Kumpur, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah Indonesia jika DOB Kabudaya benar-benar terwujud.
"Kami tahu dengan rancangan ini sanak saudara kami serumpun Murut yang berada di Indonesia akan maju dan sejahtera dan tentunya Negara Indonesia layak mendapat pujian dan sokongan untuk itu," tutur Wati dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com.
Selain itu, dukungan juga datang dari beberapa pelajar Kalimantan Utara yang sedang mentut Ilmu di negara Tirai Bambu. Mereka menyampikan dukungan kepada rencana Pembentukan DOB KABUDAYA dan sangat mendukung upaya masyarakat dan pemerintah membentuk DOB Kabudaya. Sebab, menurutnya, dari segi syarat fisik kewilayahan, admistrasi dan kemampuan potensi daerah sangat mendukung.
"Wilayah tersebut memiliki letak yang sangat strategis, di mana seluruh perbatasan utaranya berbatasan dengan Sabah dan ditopang oleh tiga kabupaten di bawahnya yaitu malinau, KTT dan Nunukan sendiri," kata Allan, pelajar asal Kalimantan Utara yang sedang mentut Ilmu di Tiongkok.
Terkait dengan mengalirnya dukungan dunia Internasional terhadap rencana Pembentukan DOB Kabudaya, Ketua Dewan Adat Dayak Agabag yang juga merupakan koordinator litbang Presidium DOB Kabudaya, Intelektual Murit Borneo, Lumbis S menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan yang telah disampaikan.
"Ini akan menjadi energi baru bagi perjuangan dan akan membuka mata pemerintah bahwa wilayah DOB Kabudaya adalah sutu potongan 'surga yang jatuh ke bumi' yang telah dilengkapi oleh Tuhan segala sesuatunya. Tinggal yang mengatur dan menatanya saja, maka dibutuhakn pemerintahan yang dekat secara rentang kendali," ungkap Inisiator Pembentukan Persatuan Inteltual Murit Borneo ini.
Secara terpisah Sekritaris Umum Presidium Hermanus menambahkan, dukungan tersebut sebagai bukti bahwa Nawacita mendapat perhatian positif dari mata dunia Internasional.
"Itu berarti Nawacita semakin Nyata, apalagi jika DOB Kabudaya terbentuk, energi positif pemerintahan pak Jokowi akan terus mendunia, Puji Politikus asal perbatasan ini," tutup Hermanus. (fab/JPG)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
