Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 April 2017 | 23.01 WIB

Dor! Dua Pelaku Narkoba Ditembak Mati

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Pemilik sabu seberat 15,39 Kg atas nama Abdurrahman tewas. Dia ditembak polisi karena berupaya melarikan diri dan melawan petugas saat diminta menunjukkan barang bukti di wilayah Pontianak Utara, Selasa (11/4) pukul 00.30.


“Dia sebagai pemilik dari barang yang disita sebelumnya sebanyak 15,39 Kg itu. Dia sebagai bandar barang itu dan pemodal, karena dia langsung dapat dari Malaysia,” kata Kepala BNNP Kalbar Nasrullah dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Rabu (12/4).


Nasrullah mengungkapkan, petugas dari pusat sudah mendapatkan informasi keberadaan Abdurahman alias H dan langsung menangkapnya di Bandara Internasional Supadio Pontianak, ketika akan melarikan diri ke Malaysia. Kemudian dikembangkan lagi untuk mencari barang bukti dan tersangka lainnya.


“Petugas sudah mendapat informasi kebaradaan dan jaringannya. Dia ada di bandara untuk melarikan diri. Ditangkap hari Senin (10/4),” ungkapnya.


Petugas memintanya untuk menunjukkan lokasi penyimpanan barang bukti lainnya. “Kami dapat informasi bahwa barang lain ada di sekitar gudang daerah khatulistiwa," jelas Nasrullah.


Dia menjelaskan, pada saat turun dari kendaraan, Abdurrahman mencoba melarikan diri dan melawan. Akhirnya petugas mengambil tindakan tegas. Nyawanya tidak tertolong lagi dan meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.


“Pada saat turun di gudang yang dia tunjuk, rupanya dia berusaha untuk melarikan diri. Dia melakukan perlawanan. Akhirnya ditembak, meninggal pada saat dalam perjalan dibawa ke rumah sakit,” papar Nasrullah.


Nasrullah mengatakan, pengungkapan 15,39 Kg sabu ini melibatkan lima tersangka. Dua tersangka tewas, dua lainnya berhasil diringkus. Sedangkan seorang lainnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Kasus ini masih terus dikembangkan. “Ini masih kita kembangkan, yang DPO ke depannya harus kita tangkap. Itu sasarannya,” tegas Nasrullah.


Pantauan Rakyat Kalbar, sekitar pukul 14.00 hingga sore, kantor BNNP Kalbar di Jalan Paris II Pontianak tesebut dijaga ketat aparat kepolisian dan TNI. Nasrullah menerangkan penjagaan itu untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. “Dua orang tahanan itu masih di sini, dengan karakteristik di Kalbar ini, hanya antispasi saja sebenarnya,” ucapnya. (amb/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore