
Novel Baswedan
JawaPos.com - Mantan Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas menyebut peristiwa penyiraman air keras yang menimpa penyidik Novel Baswedan terkait dengan pengusutan kasus dugaan korupsi e-KTP. Pasalnya, Novel merupakan ketua satgas penyidikan kasus yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun itu.
"Tentulah, tentu. Karena posisi Novel tak bisa dilepaskan. Dulu kasus Korlantas dilakukan langkah-langkah yang tak rasional terhadap Novel, sekarang e-KTP. Selalu ada kaitannya," kata Busyro di depan gedung KPK, Jakarta, Selasa (11/4).
Menurut Busyro, teror yang menimpa Novel harus segera diusut tuntas. "Dan ini kalau dibiarkan terus oleh negara, yang terjadi adalah pembiaran. Bahwa aktor-aktor itu tidak boleh diberi tempat hidup di negeri ini," pungkasnya.
Novel Baswedan disiram air keras oleh seorang berkendara motor pagi tadi di depan masjid depan rumahnya. Novel langsung dilarikan ke RS Mitra Keluarga Kelapa Gading. Saudara Anies Baswedan itu menderita luka di bagian mata dan dipindahkan ke RS Jakarta Eye Center (JEC) Menteng, Jakarta Pusat. (Put/jpg)

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
