Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 April 2017 | 00.50 WIB

Keras! Pernyataan Muhammadiyah soal Video Kampanye Ahok-Djarot

Paslon nomor urut 2, Ahok-Djarot - Image

Paslon nomor urut 2, Ahok-Djarot


JawaPos.com - Alih-alih ingin berkampanye di Pilgub DKI dengan tema keberagaman, calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) malah menuai kecaman. Itu lantran video yang diunggah ke publik dinilai mendeskriditkan Islam.


Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Pedri Kasman menegaskan, video yang diunggah tim sukses Ahok sangat tidak mendidik dan merusak nilai-nilai luhur demokrasi di Indonesia.


"Itu sangat bernuansa SARA (suku, ras, agama dan antargolongan)," ujar Pedri kepada JawaPos.com, Senin (10/4).


Pedri menambahkan, Ahok dan tim pemenangannya padahal selalu menolak isu SARA di Pilgub DKI. Namun secara tidak sadar mereka sendiri yang melakukan isu SARA. "Justru menjadikan SARA sebagai komoditi politik," tegasnya.


Karenanya, apa yang dilakukan Ahok lewat video kampanyenya sudah jelas-jelas tidak beretika, dan merusak semangat keberagaman di Indonesia.


"Berkampanyelah dengan cara-cara yang beradab. Pemimpin yang akan dipilih sangat ditentukan dengan cara apa dia meraih kekuasaan itu," pungkasnya.


Sekadar informasi, lewat akun Twitter resmi Ahok @basuki_btp, dirinya merilis  sebuah video kampanye bertema keberagaman. Video berdurasi2 menit itu berisi suara pidato Djarot saat 'Konser Gue 2', dengan gambaran sekelompok orang yang sedang demonstrasi.


Yang memunculkan kontroversi adalah beberapa orang menggunakan serban dan peci karena dinilai menyudutkan Islam di Indonesia, Mereka seolah-olah tidak intoleran dan pro terhadap keberagaman dengan membawa spanduk bertuliskan 'Ganyang Cina'.(cr2/JPG)

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore