
Suasana demo terhadap PT Freeport yang pernah ada
JawaPos.com - Rencana aksi demo dari sejumlah organiasi kemasyarakatan pemuda, untuk penutupan PT Freeport Indonesia yang rencananya digelar Jumat (7/4) hari ini, nampaknya tidak mendapat dukungan dari aparat keamanan.
Pasalnya, Polda Papua hingga kemarin tidak memberikan izin terkait dengan rencana aksi demo tersebut.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. A.M .Kamal, mengakui bahwa Polda Papua tidak merestui adanya aksi demo tersebut. Sebab dikhawatirkan dalam demo tersebut akan disusupi oleh maksud–maksud tertentu dari berbagai pihak. Oleh karena itu, tidak ada izin yang dikeluarkan untuk melaksanakan aksi demo yang rencananya akan dilakukan di berbagai titik itu.
“Kami tidak mengeluarkan izin untuk masyarakat melakukan aksi demo, sehingga kami imbau agar ikut pada aturan yang telah diberikan. Kalau tidak diizinkan berarti harus bisa pahami itu dengan baik, jangan memaksakan diri,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group) via selularnya, Kamis (6/4).
Kamal menegaskan bila massa tetap memaksakan diri untuk melakukan aksi demo, maka Polda Papua akan menurunkan personelnya untuk membackup Polres Jayapura Kota untuk mengambil tindakan tegas. Sebab, sejak awal pihaknya telah memberitahukan apabila demo untuk menutup PT. FI ini tidak direstui atau tidak ada izin yang diberikan.
“Kami siap membackup anggota Polres Jayapura Kota dalam melakukan pengamanan apabila massa memaksa untuk melakukan demo tersebut,”katanya.
Sementara itu, Kapolres Jayapura Kota AKBP. Marison Tober Sirait, SIK, MH membenarkan apabila tidak ada izin yang dikeluarkan oleh Polda Papua terkait rencana aksi demo penutupan PT Freeport. Oleh karena itu, anggotanya siap untuk melakukan pengamanan apabila ada aksi demo. Artinya kalau tidak diberikan izin berarti aksi demo ini ilegal, sehingga ada langkah tegas yang akan diambil nantinya.
“Kalau tidak ada izin yang dikeluarkan, maka kami selaku Polres jajaran siap menindaklanjuti masalah ini, artinya kalau masa tetap memaksakan untuk melakukan aksi demo akan kami batasi,”tegasnya.
Untuk personel yang disiapkan Polres Jayapura, Tober mengaku, belum mengetahui berapa banyak personel yang akan turun ke lapangan untuk melakukan pengamanan. Intinya pihaknya akan melihat kondisi di lapangan, apabila jumlah massanya besar, maka jelas pihaknya akan menurunkan kekuatan yang sebanding dengan massa.
“Pengamanannya kita lihat kondisi di lapangan dulu, untuk informasi pengumpulan masa di beberapa titik, ada Polsek jajaran yang akan menangani masalah ini,”tuturnya.(jo/tri/sad/JPG)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
