Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 April 2017 | 04.19 WIB

Akom Minta Ical Ingatkan Setnov Soal Kasus E-KTP 

Anggota DPR Ade Komarudin - Image

Anggota DPR Ade Komarudin

JawaPos.com - Anggota DPR Fraksi Golkar Ade Komaruddin terungkap pernah meminta Aburizal Bakrie untuk mengingatkan Ketua DPR RI Setya Novanto mengenai kasus dugaan korupsi terkait proyek e-KTP. Hal itu dilakukan Akom -sapaan akrabnya- menyusul mencuatnya berita soal dugaan keterlibatan Setnov di kasus tersebut.


"Di BAP anda katakan pernah meminta pimpinan Golkar untuk mengingatkan Setya Novanto?" tanya Jaksa Abdul Basir kepada Akom di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (6/4).


"Saya didasari info yang beredar di luar, isu, media, bisik-bisik dan sebagainya, terus terang saja saya tidak tahu kebenarannya. Tapi saya wajib mengingatkan kepada pimpinan partai Bang Ical. Saya bilang, Bang saya ini di Golkar anggota DPR dari tahun 97. Saya sangat mencintai partai ini karena saya jadi anggota DPR sampai hari ini," kata Akom.


Akom mengatakan, dia menginginkan Ical mengingatkan Setnov lantaran takut Novanto benar-benar terlibat di kasus e-KTP. Sebab, Setnov adalah ketua umum Partai Golkar.


"Saya takut Pak Nov terlibat dalam masalah ini, partai bisa bubar. Karena kalau ada aliran dana ke partai, partai bisa bubar. Sepengetahuan saya begitu. Saya enggak ingin partai ini bubar," papar Ade Komaruddin.


Selain itu, Akom juga meminta Ical untuk mengingat Setnov agar memberikan klarifikasi soal dugaan keterlibatannya di kasus e-KTP. Tak lama setelah itu, kata Akom, Novanto bertandang ke rumahnya.


Menurut Akom, saat itu Setnov menenangkan dirinya tak perlu khawatir karena persoalan e-KTP telah aman.


"Beh, kalau soal e-KTP aman beh, katanya ke saya. Alhamdulillah kalau aman, berarti partai enggak bubar. Saya berkepentingan soal itu," ujar dia.


Menanggapi pengakuan Akom, Jaksa Basir lantas menanyakan maksud kata aman yang dimaksud Setnov. "Aman beh, menurut anda artinya apa?"


Namun, Akom enggan menjelaskan maksud perkataan Setnov secara gamblang. "Saya kira lebih pas mohon maaf Yang Mingatkan ulia tanyakan pada Pak Nov. Tapi pemahaman saya positive thinking aja. Partai saya aman, enggak akan terganggu apa-apa," pungkasnya. (Put/jpg)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore