
Anggota DPR Ade Komarudin
JawaPos.com - Anggota DPR Fraksi Golkar Ade Komaruddin terungkap pernah meminta Aburizal Bakrie untuk mengingatkan Ketua DPR RI Setya Novanto mengenai kasus dugaan korupsi terkait proyek e-KTP. Hal itu dilakukan Akom -sapaan akrabnya- menyusul mencuatnya berita soal dugaan keterlibatan Setnov di kasus tersebut.
"Di BAP anda katakan pernah meminta pimpinan Golkar untuk mengingatkan Setya Novanto?" tanya Jaksa Abdul Basir kepada Akom di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (6/4).
"Saya didasari info yang beredar di luar, isu, media, bisik-bisik dan sebagainya, terus terang saja saya tidak tahu kebenarannya. Tapi saya wajib mengingatkan kepada pimpinan partai Bang Ical. Saya bilang, Bang saya ini di Golkar anggota DPR dari tahun 97. Saya sangat mencintai partai ini karena saya jadi anggota DPR sampai hari ini," kata Akom.
Akom mengatakan, dia menginginkan Ical mengingatkan Setnov lantaran takut Novanto benar-benar terlibat di kasus e-KTP. Sebab, Setnov adalah ketua umum Partai Golkar.
"Saya takut Pak Nov terlibat dalam masalah ini, partai bisa bubar. Karena kalau ada aliran dana ke partai, partai bisa bubar. Sepengetahuan saya begitu. Saya enggak ingin partai ini bubar," papar Ade Komaruddin.
Selain itu, Akom juga meminta Ical untuk mengingat Setnov agar memberikan klarifikasi soal dugaan keterlibatannya di kasus e-KTP. Tak lama setelah itu, kata Akom, Novanto bertandang ke rumahnya.
Menurut Akom, saat itu Setnov menenangkan dirinya tak perlu khawatir karena persoalan e-KTP telah aman.
"Beh, kalau soal e-KTP aman beh, katanya ke saya. Alhamdulillah kalau aman, berarti partai enggak bubar. Saya berkepentingan soal itu," ujar dia.
Menanggapi pengakuan Akom, Jaksa Basir lantas menanyakan maksud kata aman yang dimaksud Setnov. "Aman beh, menurut anda artinya apa?"
Namun, Akom enggan menjelaskan maksud perkataan Setnov secara gamblang. "Saya kira lebih pas mohon maaf Yang Mingatkan ulia tanyakan pada Pak Nov. Tapi pemahaman saya positive thinking aja. Partai saya aman, enggak akan terganggu apa-apa," pungkasnya. (Put/jpg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
