Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 April 2017 | 17.04 WIB

Otak Pelaku Curanmor Ditembak Tanpa Ampun

Aparat Polsek Dusel menangkap tersangka Pancar setelah dilumpukan dengan timah panas lantaran berusaha melarikan diri, Rabu (5/4). - Image

Aparat Polsek Dusel menangkap tersangka Pancar setelah dilumpukan dengan timah panas lantaran berusaha melarikan diri, Rabu (5/4).

JawaPos.com - Jajaran Polsek Dusel menangkap Pancar bin Saharin (27) tanpa ampun. Warga Desa Tumpung Ulung, Kabupaten Bartim, Kalteng, itu dilumpuhkan dengan timah panas di kedua kakinya. Residivis tersebut dilumpuhkan di Desa Sanggu sekitar 12 kilometer dari Kota Buntok, Rabu (5/4) sekitar pukul 09.00 WIB.


Penangkapan Pancar terkait aksi curanmor tahun 2016 lalu, di Desa Pamait, Kabupaten Barsel. Saat itu, Pancar melakukan aksinya bersama dua temannya, Rafi dan Anto yang telah diringkus Polsek Dusun Selatan sebelumnya.


Setelah menerima laporan dari masyarakat, bahwa Pancar berada di Desa Sanggu, Jajaran Polsek Dusel dipimpin Kapolsek Dusel AKP Budiono langsung menyisir. Saat dilakukan penangkapan, Pancar sempat melakukan perlawanan dan ingin melarikan diri. Tak mau buruannya lepas begitu saja, petugas langsung menghadiahi timah panas ke kedua kaki tersangka.


“Tersangka residivis dan sudah pernah masuk penjara tahun 2015 lalu, terkait tindak pidana curanmor,” terang Budiono, Rabu (5/4). Dibeberkan Kapolsek, tersangka merupakan otak tindak pidana curanmor di Desa Pamait, dan telah tiga kali melakukan aksi curanmor di berbagai tempat di Kota Buntok. (ner/cah/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore