
Ilustrasi
JawaPos.com – Nasib malang dialami Deden. Pria 20 tahun tersebut babak belur dihajar saat melintas di daerah Ciseuti Desa Panyindangan Kecamatan Sukatani, Purwakarta. Deden yang disangka penculik itu kini kritis.
Deden merupakan warga Desa Kembangkuning Kecamatan Jatiluhur. Kini, dia harus mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Sukatani akibat salah sasaran warga yang main hakim sendiri.
“Iya benar warga desa kami, namanya Deden usia sekitar 20 tahun,” ujar Sekdes Kembangkuning melalui M Soleh melalui pesan singkat.
Dia belum mengetahui pasti kronoligis kejadiannya. Saat ini Kades sedang di Polsek Sukatani. “Saya lebih fokus mendampingi korban, saat ini korban sudah di Rumah Sakit Bayu Asih. Sebelumnya dirawat di Puskesmas Sukatani, kemudian dirujuk ke Bayu Asih,” tambah Soleh.
Informasi yang saya terima Deden dihakimi massa di daerah Ciseuti Desa Panyindangan Kecamatan Sukatani, karena warga menduga korban penculik anak. “Iya katanya sih warga Ciseuti menghakimi karena menyangka korban mau menculik anak, sehingga korban harus dirawat intensif,” tambah Soleh. (pj/Adw/yuz/JPG)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
