
Ilustrasi
JawaPos.com - Minuman keras kembali memakan korban. Kali ini seorang tukang parkir bernama Robert Deda (41) harus meregang nyawa setelah menerima tusukan di dada kirinya dan akhirnya tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Selasa (4/4) sekitar pukul 23.00 WIT.
Pelaku berinisial EW (28) yang merupakan teman minum korban memilih mengamankan diri setelah dikejar warga. Kapolsek Abepura, Kompol Arnolis Korowa di ruang kerjanya membenarkan kejadian tersebut. Arnolis mengatakan pelaku telah menjadi tahanan Polsek Abepura.
Penikaman yang terjadi di Jalan Gerilyawan Abepura ini, awalnya korban bersama pelaku yang sama-sama bekerja sebagai tukang parkir tengah minum minuman keras jenis ballo di salah satu pangkalan mobil rental. Tak lama kemudian keduanya terlibat cekcok hingga EW mengambil sebilah pisau dapur dan langsung menikam dada kiri korban. Saat itu juga korban langsung tergeletak.
Meski sempat dilerai namun beberapa saksi yakni Arthur, Isal dan Rizal hanya berpikir keributan ini hanya keributan biasa dan tak mengira jika akhirnya memakan korban. “Pelaku dan korban serta beberapa saksi lainnya tengah pesta miras jenis Balo dan muncul keributan. Beberapa orang berpikir jika cekcok biasa karena orang mabuk dan tak lama terdengar alaram mobil berbunyi dan terlihat korban sudah berlumuran darah,” jelas Korowa sebagaimana dilansir dari Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group).
Setelah melihat korban jatuh, ada dua saksi yang sempat mengejar pelaku namun EW lebih dulu sampai di Polsek dan mengamankan diri. “Saya bersama Wakapolsek sempat mendatangi lokasi kejadian dan ternyata masyarakat sudah ramai,” cerita Korowa.
Ia kembali menegaskan bahwa kasus ini terjadi karena keduanya sama-sama dipengaruhi minuman keras jenis Balo. “Jadi yang ada saat ini ballo memang masih beredar dan kami minta semua warga mau memerangi ini. Beri informasi kepada kami. Untuk pelaku tetap kami proses dan saat ini tengah dalam pemberkasan termasuk mengambil keterangan saksi,” pungkasnya.
Paur Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra menambahkan, kasus seperti ini membuktikan kalau Miras selelalu menjadi akar permasalahan. “Dari mengkonsumsi miras dan terlibat cekcok sehingga bisa melakuan hal yang diluar nalar akibatnya nyawa orang juga hilang,” sesalnya. (ade/jo/nat/sad/JPG)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
