
ILUSTRASI
JawaPos.com - Tensi emosi masyarakat sedang tinggi. Bayangkan, hanya gara-gara terserempet saat mengendarai sepeda motor, dua warga asal Dusun Palalangan, Desa Sambakati, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, terlibat perkelahian kemarin (25/3).
Keduanya adalah Suhari, 27, dan Mattasan, 50. Mereka masih bertetangga. Peristiwa tersebut terjadi pukul 09.30. Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, Suhari dan Mattasan sempat cekcok mulut di jalan desa setempat.
Hal itu terjadi setelah mereka serempetan saat mengendarai motor. Keduanya sama-sama tidak mau mengalah. Cekcok berkepanjangan tidak bisa dilerai warga.
Menurut warga setempat, Suhari bersama anaknya yang masih berusia 2 tahun naik sepeda motor untuk membeli nasi. Berjarak sekitar 10 meter, tepatnya di depan rumah Enti, 55, warga setempat, motor Suhari bersenggolan dengan motor Mattasan.
Suhari sempat menegur Mattasan dengan nada datar. Cekcok pun terjadi. Keduanya sempat berkejaran dengan sepeda motor. Di tengah jalan, Mattasan berbalik pulang ke rumahnya.
Selang beberapa jam, Mattasan datang ke rumah Suhari dengan membawa celurit. Mattasan berkali-kali memanggil Suhari agar keluar dari rumah. Beberapa menit kemudian, Suhari keluar dengan membawa parang. Duel keduanya tak terelakkan. Tangan kiri Mattasan pun putus.
Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora yang diwakili Kasubbaghumas AKP Suwardi menyatakan, pihaknya telah menangkap Suhari. Sementara itu, korban masih dirawat di puskesmas. "Kami sudah mengamankan tersangka. Pelaku ditangkap beberapa menit setelah kejadian," ucapnya.
Dia menjelaskan, keduanya sempat berduel sengit. Hingga akhirnya, Mattasan tersungkur setelah tangan kirinya terkena senjata tajam milik Suhari. Korban mengalami luka sobek di bagian wajah hingga kepala. Warga setempat langsung melarikan Mattasan ke rumah sakit.
"Polisi sudah menahan dan meminta keterangan tersangka. Dalam kasus ini, kami juga mengamankan beberapa alat bukti seperti celurit dan parang. Selanjutnya, kami kembangkan untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.
Pihak kepolisian mengamankan rumah kedua pihak untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Kami perketat keamanan," tuturnya. (fat/gik/c18/end)

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
