Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Maret 2017 | 23.25 WIB

Gereja Santa Clara Bekasi Dijaga 500 Polisi 

Ilustrasi - Image

Ilustrasi


JawaPos.com - Sebanyak 500 polisi disiagakan untuk mengamankan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, hari ini (25/3). Itu dilakukan untuk mengantisipasi dampak bentrokan yang terjadi kemarin (24/3). 


"Saat ini situasi terpantau kondusif. Kita lihat nanti, bagaimana ke depannya. Ada 500 personel yang diterjunkan. Nanti kita fasilitasi lagi buat mediasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Komisaris Besar Argo Yuwono seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL (JawaPos Grup), Sabtu (25/3).


Argo mengatakan, sebagian besar massa merasa keberatan jika ada ratusan jemaat yang menunaikan ibadah di sana. Sekalipun memang, mereka mengklaim surat-menyurat terkait pendirian gereja sudah lengkap.


"Intinya masyarakat tidak mengehendaki gereja itu. Walaupun memang administrasi gereja lengkap," sesal Argo.


Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu berharap ‎insiden serupa tidak terulang kembali. Baik itu di lokasi sekitar gereja Santa Clara, atau wilayah lainnya. Argo juga berharap, kasus tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan.


"Harapan saya tidak ada kejadian serupa di wilayah lain. Serta, tidak sampai di kepolisian. Diselesaikan secara kekeluargaan saja," demikian Argo.


Seperti diberitakan, ratusan orang yang tergabung dalam suatu ormas Islam menentang pembangunan Gereja Katolik Santa Clara karena dinilai menyalahi izin. Aksi penolakan ini sempat diwarnai aksi saling lempar batu hingga polisi menyemprotkan gas air mata.(dka/rmol/mam/JPG)

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore