
Ahmad Ishomuddin (kiri)
JawaPos.com - Ahmad Ishomuddin akhirnya resmi dipecat dari jabatan Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Menurut Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid, pemecatan Ahmad Ishomuddin sudah berdasarkan pada keputusan Rapat Pimpinan MUI pada hari Selasa tanggal 21 Maret 2017.
"Pemberhentian saudara Ishomuddin adalah benar," ujar Zainut dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Jumat (24/3).
Menurut Zainut, pemberhentian Ishomuddin sebagai pengurus MUI bukan semata karena menjadi saksi ahli dugaan penodaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), melainkan juga karena ketidakaktifan sebagai Wakil Ketua Komisi Fatwa di MUI.
"Kriteria ketidakaktifan itu dinilai dari kehadiran dalam rapat-rapat dan kegiatan MUI lainnya," katanya.
Sekadar informasi, Ishomuddin saat bersaksi pada Selasa (21/3) lalu menyebut ucapan Ahok tidak menistakan agama. Dia menilai ada faktor niat yang perlu ditelusuri dalam tindakan Ahok menyinggung Surat Al Maidah ayat 51 itu.
Ungkap dia, saat ini tabayun diperlukan karena jangan sampai dalam mengambil keputusan tidak tahu masalah yang sebenarnya.(cr2/JPG)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
