
Marlon da Silva dan Masahito Noto perlu mendapatkan perhatian ekstra dan perawatan tepat agar pulih maksimal dan tidak tambah parah.
JawaPos.com - Dua legiun asing yang jadi tumpuan Persiba Balikpapan, Masahito Noto dan Marlon da Silva, masih menepi dari latihan rutin akibat cedera. Salah satu imbasnya, tim berjuluk Beruang Madu tersebut kalah 1-2 saat menjamu Martapura FC, dalam laga uji coba Rabu (22/3).
Marlon mendapat cedera setelah tak terhindar dari benturan dengan gelandang Persib, Kim Jeffrey Kurniawan di laga kedua Piala Presiden 2017, 12 Februari silam. Sementara, Masahito berbenturan dengan rekan satu tim saat game internal.
Akibat cedera tersebut, keduanya sangat minim terlihat dalam latihan, baik di Stadion Persiba maupun Lapangan Futsal Sejati, Balikpapan. Marlon dan Masa -sapaan Masahito- lebih banyak menghabiskan waktu di Hotel Athar 88, mes Persiba.
Saat menjamu Martapura, Masa dan Marlon hanya duduk di bench pemain menggunakan sepatu sporty. Baru dalam latihan kemarin (23/3), dua legiun asing tersebut bergabung dengan rekan-rekannya. Dari pantauan Kaltim Post (Jawa Pos Group), Marlon dan Masa mendapat menu fisik dengan berlari selama 22 menit. Setelah itu, keduanya berlatih terpisah dengan tim medis.
Fisioterapis Persiba Wildan menuturkan, cedera dua pemain baru tersebut memang cukup serius. Perlu mendapatkan perhatian ekstra dan perawatan tepat agar pulih maksimal dan tidak tambah parah. “Saat ini, kondisi mereka mulai membaik. Saat latihan penguatan otot, mereka sudah tidak merasakan nyeri,” kata Wildan di sela-sela latihan.
Pria yang merapat di Kota Beriman, Rabu malam tersebut memprediksi, Marlon dan Masa sudah bisa bergabung pekan depan. Namun, tetap harus mendapat perhatian khusus dan tidak menerima materi tim pelatih 100 persen. “Kalau dipaksa latihan berat, khawatir cederanya kembali kambuh. Jadi, materinya harus lebih ringan,” bebernya.
Dalam tiga hari ke depan, Wildan akan fokus melakukan penguatan otot. Diselingi latihan agility supaya cepat kembali ke performa terbaik. “Pas latihan agility, mereka sudah bisa gabung sama yang lain,” bebernya.
Kendati lama absen, Wildan yakin cedera Marlon dan Masa tidak mudah kambuh saat bermain. Kecuali, mendapat benturan dari pemain lain. “Kalau terlalu over pas latihan juga bisa kambuh. Tapi setelah sembuh, mereka bisa main normal lagi. Soalnya ini bukan cedera lama,” terangnya. (ndu/bby/k11/ira/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
