Selasa, 25 Jul 2017
JPG Today

Ini Kriteria Ideal Calon Gubernur Jawa Barat 

Jumat, 24 Mar 2017 07:02 | editor : Imam Solehudin

Ilustrasi (Dok.JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemilihan kepala daerah bukan sekedar peristiwa politik semata. Lebih dari itu, pilkada adalah sebuah peristiwa budaya dan akademik, tak terkecuali di Jawa Barat. Pernyataan tersebut disampaikan pengamat politik Jabar, Asep Warlan Yusuf. 

"Jadi Jabar pengin punya demokrasi yang berkeadaban, yang penuh dengan budaya. Damai, beretika dan moral yang tinggi. Itu yang harus direalisasikan," ujar dia di Hotel Savoy Homan, Jalan Asia Afrika, Bandung, Kamis, (23/3).

Selain itu, Asep juga mengatakan pilkada sebagai peristiwa akademik.

"Pilkada itu diskusi-diskusi program, visi dan misi, bagaimana cara meyakinkan dengan strategi, itu kan peristiwa akademik. Kalau bisa wacana-wacana pilkada itu hidup dikampus-kampus atau ditempat orang-orang mencari ilmu," terangnya.

Preferensi pemilih di Jawa Barat, menurutnya ada beberapa poin yang harus dipegang kandidat gubernur. Pertama adalah siapa dia, maksudnya rekam jejak kandidat yang mencalonkan gubernur.

"Dia punya kompetensi, punya pengetahuan yang cukup tentang Jabar, punya pengalaman yang banyak serta punya jaringan yang kuat. Itulah track record yang diinginkan masyarakat," katanya.

Kedua, kandidat cagub yang diinginkan, punya sisi ketokohan. Mempunyai pengaruh serta berwibawa.

"Dia harus punya ketokohan. Tidak hanya populer, tidak hanya karena dia dekat dengan elite partai, tidak sekedar punya uang, atau hanya punya massa  yang banyak," paparnya.

Ketiga, masyarakat meilhat partai apa yang mengusung para kandidat. Keempat, visi misi dan programnya apa untuk nanti dia kalau terpilih. Kelima, cara kandidat memenangkan partai yang mengusungnya.

"Kalau caranya jujur, penuh empati, suasana yang menyejukkan,elegan pasti dipilih lah oleh masyarakat," pungkasnya.(gun/rmol/mam/JPG)

Alur Cerita Berita

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia