
Ilustrasi
JawaPos.com - Kebanyakan orangtua tidak khawatir bila anaknya yang masih kecil sudah terlihat obesitas. Orang tua malah senang karena menganggap anaknya lucu. Spesialis Anak RSUD dr Soetomo dr Meta Hanindita SpA mengatakan, pandangan seperti ini yang harus diperbaiki. ’’Obesitas memiliki banyak efek berbahaya untuk anak, bahkan sampai kelak setelah dewasa,’’ ucap Meta.
Ada efek samping jangka pendek dan jangka panjang untuk anak kecil obesitas. Jangka pendek, Meta menyebut obstructive sleep apnea (OSA), mengorok, sering terbangun saat tidur sehingga mengantuk di saat sekolah. Bisa jadi nilai-nilai pelajaran akan menurun. ’’Yang lebih bahaya jika henti napas saat tidur. Ada beritanya baru-baru ini, anak obesitas yang meninggal saat tidur,’’ paparnya.
Kedua adalah depresi, anak menjadi lemas, tidak puas terhadap bentuk tubuh, apalagi kalau sering dibully, sulit tidur, makan berlebih. Selain itu, anak obesitas juga bisa mempunyai hipertensi atau dislipidemia.
Sedangkan untuk efek jangka panjang, sang anak bisa terserang diabetes melitus tipe 2, blount disease (kaki pengkor), sindrom (gabungan gejala) antara diabetes, hipertensi dan dislipidemia.
Nah, untuk memperbaiki berat badan anak menjadi normal, menurut Meta pada prinsipnya, tata laksana gizi lebih dan obesitas pada anak adalah menerapkan pola makan yang benar sesuai usia, aktivitas fisik yang benar sesuai usia dan memodifikasi perilaku dengan orangtua sebagai panutannya.
Pertama yang harus diperhatikan adalah pemberian makanan seimbang pada anak sesuai dengan metode food rules. ’’Yaitu makan besar 3 kali sehari, camilan 2 kali sehari. Camilan diutamakan dalam bentuk buah segar, kemudian diberikan air putih di antara jadwal makan utama dan camilan. Batasi juga waktu makan hanya maksimal 30 menit/kali,’’ imbuhnya.
Kedua, lingkungan harus senetral mungkin dalam artian tidak ada yang memaksa anak mengkonsumsi makanan tertentu dan jumlah makanan ditentukan sendiri oleh anak. Karena anak masih membutuhkan nutrisi yang optimal untuk tumbuh kembangnya, pastikan diet tetap seimbang mengandung karbohidrat 50-60 persen, lemak 30 persen, dan protein 15-20 persen.
Kemudian, harus berada pada aktivitas yang benar. Maksudnya, kurangi lama menonton televisi atau bermain gadget dan gantilah dengan aktivitas fisik. Bermain di taman, bersepeda, menari, basket, dan lainnya. Selanjutnya adalah modifikasi perilaku untuk mendukung perubahan perilaku pada anak, dan peran orangtua sangat penting.
’’Pengawasan terhadap berat badan, masukan makanan dan aktivitas fisik anak, orangtua diharap dapat meniadakan semua stimulus (contohnya setiap nonton TV pasti makan) yang dapat merangsang anak makan,’’ papar Meta.
Setelah itu, ubah perilaku makan, belajar mengontrol porsi, mengurangi snack. Jangan lupa juga dengan reward. Orangtua dianjurkan memberi pujian atau dorongan terhadap keberhasilan anak. Misalnya anak mau olahraga, anak mau makan dengan menu baru yang sesuai. ’’Kalau berat badan anak sudah berangsur normal, orang tua tetap pantau pola makan sehat anak, aktivitas fisiknya dan modifikasi perilaku,’’ ucapnya. (ina/tia)

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
