
Photo
JawaPos.com - Munculnya Gerakan 'Tamasya Al Maidah' mulai direspons sejumlah kalangan dan ditakutkan menjadi gerakan intimidasi. Padahal menurut Wakil DPP Partai Gerindra Fadli Zon, gerakan itu merupakan hak dari masyarakat manapun untuk melihat langsung pesta demokrasi besar di ibu kota DKI Jakarta.
"Mereka juga ingin memantau supaya tidak ada kecurangan," sebutnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (23/3).
Legislator asal Jawa Barat itu menilai, gerakan 'Tamasya Al Maidah' tidak bersifat intimidatif terhadap pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.
"Saya kira nggak ada. Selama ini aja nggak terjadi intimidasi itu, dengan demonstrasi terbesar dalam sejarah Indonesia, terbukti aman," tegasnya.
Kenyataannya, yang melakukan intimidasi menurut Fadli adalah pendukung dari pasangan petahana itu. "Yang kemaren intimidasi itu siapa, kemaren kan itu mau motong-motong kepala tentara, segala macam. Terbukti yang intimidasi itu pasangan pendukung Ahok," pungkasnya.
Diketahui, viral media sosial sebuah poster digital berisi ajakan. Dengan judul 'Tamasya Al Maidah', menjadi program atau bagian dari aksi bela islam.
Berdasarkan poster yang telah diedarkan, aksi dengan tag-line 'saatnya ummat memilih' itu mengajak warga di luar Jakarta untuk datang ke TPS-TPS saat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua 19 April mendatang. Tujuannya untuk mengawal penegakan surat Al-Maidah ayat 51. Gerakan tersebut pun ada di aplikasi pada ponsel pintar melalui Google Playstore. (dna/JPG)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
