
Aksi tolak pabrik semen degan mengecor kaki dilakukan petani Kendeng, Rembang, Jawa Tengah.
JawaPos.com - Anggota Komisi IV DPR Akmal Pasluddin turut berduka cita atas meninggalnya Ibu Patmi (48), petani Kendeng, yang melakukan mengecor kaki di depan istana negara. Patmi bersama 19 orang petani lainnya sepekan lebih meminta pemerintah menolak pendirian dan pengoperasian PT Semen Indonesia. Mereka inginmelindungan kawasan Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah.
"Ibu Patmi adalah pahlawan kita, pahlawan lingkungan yang gigih menyuarakan kelestarian alam tempat tinggalnya. Seharusnya, persoalan ini bisa diselesaikan di level provinsi, tanpa harus ada nyawa yang dikorbankan seperti ini," ujar Akmal dalam keteragan tertulis yang diterima JawaPos.com, Kamis (23/3).
Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini aksi cor kaki ini bentuk keprihatinan warga yang ingin agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera turun tangan. Negara seharusnya hadir untuk membela kepentingan warganya dan menjaga ekosistem lingkungan. "Rezim pembangunan, harusnya juga mementingkan persoalan kemanusiaan," katanya.
Rencana pendirian pabrik PT Semen Indonesia itu sendiri terus berlanjut lantaran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengeluarkan izin baru. Padahal, sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) telah mengabulkan gugatan warga Kendeng untuk membatalkan izin pabrik semen itu.
Dalam putusan Peninjauan Kembali (PK) MA Nomor 99 PK/TUN/ 2016, jelas melarang penambangan dan pengeboran di atas Cekungan Air Tanah (CAT) di wilayah Pengunungan Kenden. Menurutnya, ini adalah bagian dari upaya penyelundupan hukum. Harusnya, Gubernur Ganjar mematuhi putusan MA dan Perintah Presiden Jokowi agar menunda semua izin tambang di Pegunungan Kendeng.
Sebab, dampak dari pembangunan ini akan merugikan tiga daerah sekaligus, yaitu Kudus, Rembang, dan Pati. Oleh karena itu, Akmal akan meminta pimpinan Komisi IV untuk segera memanggil Kementerian Pertanian sebagai mitra, agar menjelaskan dan bertanggung jawab atas persoalan ini.
Penjelasan itu diperlukan bagaimana koordinasi Kementerian Pertanian dengan Kementerian BUMN atas kecolongan izin baru ini. Kementerian Pertanian harus perhatikan mitigasi ekonomi, sosial, dan lingkungan dari ribuan masyarakat yang terganggu ekonominya dengan adanya pabrik semen.
"Jangan sampai hanya karena kejar target pembangunan fisik, soal non-fisik menjadi terabaikan," pungkasnya. (cr2/JPG)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
