Senin, 21 Aug 2017
JPG Today

Wabup Sambas Minta Guru PNS Cabul Itu Dihukum Berat

| editor : 

tersa

tersa

JawaPos.com - Kasus pencabulan oknum guru Sekolah Dasar (SD) berstatus PNS, Mursidi, mendapat tanggapan dari Wakil Bupati (Wabup) Sambas Hairiah. Dia menyesalkan tindakan Mursidi yang mencabuli anak didiknya sendiri. Sebagai pendidik, mestinya dia mengajarkan perilaku yang baik terhadap anak didiknya.

Hairiah juga mengapresiasi jajaran kepolisan yang berhasil mengungkap kasus ini. Dia berharap para orang tua lebih berhati-hati dalam menjaga anak mereka. (Baca: Bejat! Oknum Guru PNS Cabuli Tiga Muridnya Sendiri)

“Kita mendukung aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus ini. Karena ini perbuatan yang tidak bermoral yang dilakukan oleh seorang pendidik. Seharusnya pelaku memberikan perlindungan terhadap anak, bukan malah sebaliknya,” kesal Hairiah dikutip dari Rakyat kalbar (Jawa Pos Group), Selasa (21/3).

Dia berharap kasus ini dituntaskan dan tersangka dijerat dengan hukuman maksimal. “Kalau melihat modus yang dilakukan terhadap anak-anak ini, sepertinya tersangka mempunyai kelainan seksual yang mengincar anak-anak sebagai mangsanya atau pidofilia. Saya berharap ini bisa terungkap dari proses penyidikan yang dilakukan polisi,” ungkapnya.

“Saya sangat khawatir, bisa saja masih ada lagi korban selain yang sudah terungkap. Karena tersangka sebagai guru yang selalu berinteraksi dengan muridnya. Sehingga mempunyai peluang yang cukup luas untuk melakukan niat jahatnya. Semoga tak ada lagi korbannya,” sambung Hairiah.

Diketahui, aparat Polres Sambas menangkap Mursidi, oknum guru Sekolah Dasar (SD) berstatus PNS yang tega mencabuli muridnya sendiri. Pria 54 tahun itu telah diringkus dan ditahan di Mapolsek Sambas. Mursidi melakukan tindak pencabulan terhadap anak didiknya pada saat jam belajar. Korban berinisial UP, 8, MN, 7 dan MT, 7. Ketiga gadis bawah umur itu masih duduk di bangku kelas satu SD. (sai/fab/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia