Sabtu, 24 Jun 2017
JPG Today

Dukun Palsu Tipu Warga, Modusnya Pakai Tulisan Gaib

Selasa, 21 Mar 2017 07:13 | editor : Fadhil Al Birra

Ilustrasi

Ilustrasi (Jawa Pos Group)

JawaPos.com - Restu Wiliyanto harus berurusan dengan aparat kepolisian. Warga Sungai Jawi Luar, Pontianak, Kalbar itu ditangkap lantaran melakukan penipuan dengan mengaku sebagai dukun.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Andi Yul Lapawesean mengatakan, tersangka melakukan penipuan pada 2015 di Jalan Gajah Mada, Pontianak.

Saat itu, lanjut Andi, tersangka bertemu dengan seorang warga dan memberikannya selembar kertas sintia atau kertas untuk sembahyang. Kertas tersebut awalnya tanpa tulisan dan setelah dilipat-lipat lalu dibuka munculah tulisan.

Andi menjelaskan, kepada korbannya, tersangka mengatakan bahwa tulisan tersebut adalah adalah tulisan dari datok atau makhluk gaib. Apa yang tertera di dalam tulisan tersebut harus dipenuhi oleh korban.

“Kepada korbannya, tersangka ini mengeluarkan ancaman. Apabila permintaan makhluk gaib yang tertulis di dalam kertas tidak sanggup memenuhi,  maka di dalam keluarga korban akan terjadi musibah,” kata Andi.

Karena korban takut, dia menambahkan, tersangka lalu  meminta mahar , yakni sebesar Rp 103 juta. Setelah itu korban diberi emas batangan dan berbagai benda keramat yang terbuat dari emas. “Setelah korban cek benda-benda tersebut ternyata palsu, hingga akhirnya dilaporkanlah kasus yang dialaminya itu Mapolresta Pontianak,” ucapnya.

Andi menyatakan berdasarkan penyelidikan dan penyidikan dilakukanlah penangkapan terhadap tersangka. Yang mana saat itu yang bersangkutan ditangkap di kediamannya.

“Dari hasil pemeriksaan, ternyata tersangka ini berpura-pura menjadi dukun. Lalu menjanjikan memberi sejumlah barang berharga, seperti emas namun harus memberi mahar,” tuturnya.

Andi mengungkapkan, untuk korban yang membuat laporan, menyetorkan uangnya selama dua tahun, hingga akhirnya mengalami kerugian sebesar Rp 103 juta. “Tersangka terancam pidana penjara empat tahun. Dari tangannya disita barang bukti keris, emas batangan palsu,” ungkapnya. (adg/fab/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia