Minggu, 23 Apr 2017
Metropolitan

Tim Hukum Beberkan Perkara yang Menyeret Sandiaga di Polda Metro Jaya

Senin, 20 Mar 2017 22:19

Sandiaga Uno

Sandiaga Uno (doc Jawa Pos.com)

JawaPos.com - Besok Sandiaga Salahudin Uno dipanggil Polda Metro Jaya. Calon wakil gubernur DKI Jakarta itu bakal diperiksa kasus dugaan penggelapan uang.

Menurut Wakil Ketua Tim Advokasi Anies-Sandi, Yupen Hadi kasus itu terjadi pada Desember 2012 tentang penjualan sebidang tanah yang luasnya 3.115 meter persegi di Curug Raya kilometer 35, Tangerang, Banten.

"Korban Djoni Hidayat merasa digelapkan atas obyek tanah yang berada di Tangerang. Untuk itu dia sudah lapor ke Polda pada tanggal 8 Maret 2017," kata dia di Posko Pemenangan Cicurug, Jakarta Pusat, Senin (20/3) malam.

Lalu sehari sesudahnya,  9 Maret 2017 keluar surat perintah penyelidikan untuk mengusut perkara itu. Lalu pada tanggal 17 Maret 2017, diterbitkanlah surat panggilan terhada Sandi.

"Panggilan ini dikeluarkan pada tanggal 17 Maret 2017 untuk pemanggilan pada tanggal 21 Maret 2017. Kita salut luar biasa, dalam satu hari, kemudian seminggu, sudah sampai surat panggilan ke kita," paparnya.

Menurut dia, ini sangat luar biasa, apalagi bila Polri selalu cepat dalam menangani perkara. "Maka dapat dipastikan tidak ada keluhan, tidak ada tunggakan perkara barangkali di Indonesia ini," sambung dia.

Yupen juga memastikan Sandiaga akan hadir pada pemanggilan berikutnya, namun besok tidak. Lantaran besok Sandi harus ke KPK untuk menyerahkan LHKPN.

"Karena memang begitu cepat proses ini, dan kita juga sudah susun jadwal berapa hari sebelumnya karena memang ini adalah momennya kampanye, banyak warga yang ingin bertemu segala macam, apalagi besok kita juga ada acara di KPK, LHKPN," urainya.

Meski tak datang, menurut dia, Sandiaga akan datang pada panggilan berikutnya. "Kalau bisa sih ditunda sampai setelah Pemilu saja, supaya tidak ada dugaan-dugaan ini bermuatan politik segala macam. Tapi kalaupun polisinya memaksakan kita akan hadapi," tukas dia. (elf/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia