Jumat, 31 Mar 2017
Makro

Sulsel Targetkan Produksi Gula Naik Dua Kali Lipat Tahun Ini

Senin, 20 Mar 2017 08:55

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok JPNN)

JawaPos.com - Pemerintah terus mendorong sejumlah wilayah yang menjadi kantong produksi gula bisa meningkatkan produksinya. Salah satunya, propinsi Sulawesi Selatan yang kini mentargetkan produksi gulanya dua kali lipat tahun ini dibanding tahun 2016.

"Tahun lalu, kita produksi  40.600 ton  gula kristal putih (GKP). Tahun ini harus lebih baik lagi. Saya optimis, petani kita bisa produksi dua kali lipat," ucap Hamdani Nuntung, Kepala Seksi Tanaman Semusim Dinas Perkebunan Sulsel seperti dikutip Harian Fajar (Jawa Pos Group), Senin (20/3).

Target produksi 80 ribu ton, kata dia, itu bisa tercapai. Pihaknya sementara melakukan sosialisasi. Lahan-lahan potensial. Kontribusi dari daerah Bone, Gowa, Takalar, Jeneponto, Wajo, dan Maros. Akan terus dijaga produksinya agar tidak menurun. 

"Inventarisasi lahan potensial di iluar dari enam daerah sebelumnya. Seperti Soppeng, Sinjai, Bulukumba, dan Bantaeng. Akan kembali dijajaki," sebutnya. 

Selain itu, ungkapnya, alokasi APBD Provinsi itu hanya cukup untuk melakukan pembinaan kepada petani. Target ini butuh sokongan pemerintah pusat. Agar perluasan lahan bisa digencarkan.  "Sekarang, butuh Rp40 juta per hektare untuk menciptakan lahan tanam baru," beber Hamdani. 

Ketua Umum Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia (GAPPERINDO) Sulsel, Sulaiman H Andi Loeloe,  optimis target yang ditetapkan oleh pemerintah itu bisa tercapai. 

"Berdasarkan data BMKG, tahun ini iklim dan cuaca sangat mendukung bagi tanaman tebu tumbuh subur. Saya yakin petani kita mampu lebih baik dari tahun sebelumnya," terangnya. 

Pemerintah pusat, tambahnya, harus berkomitmen menjaga laju impor gula ke dalam negeri.  "Jangan sampai kehadiran produk dari luar (gula), malah membuat harga gula yang diproduksi oleh petani dalam negeri tak mampu bersaing," pintanya. (gsa/sbi/nas/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia