Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 Maret 2017 | 18.37 WIB

Gara-gara Buah Kelapa,  Dua Rumah Hancur Akibat Aksi Balas Dendam

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com  – Berawal dari kasus pencurian buah kepala di Pekon Guring, Kecamatan Pematangsawa, Tanggamus berbuntut kericuhan. Dua rumah dirusak warga. Untuk meredam keributan, anggota polres dan Kodim 0424/Tanggamus disiagakan di lokasi kejadian. 


Peristiwa yang terjadi pada Jumat malam (17/3) ini bermula dari dugaan pencurian yang dilakukan Sr (16), warga setempat. 


Sekretaris Kecamatan Pematangsawa Edi Susanto mengatakan, awalnya Jumat siang, Sm (19) memeriksa kebun kelapa milik orang tuanya.  Lantas ia menemukan beberapa buah kelapa berjatuhan. 


Ketika diperiksa, Sr terlihat di atas pohon. Sm kemudian meminta Sr turun dan mempertangungjawabkan perbuatannya di rumah kepala pekon setempat. 


”Waktu dalam perjalanan, Sr melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Lalu Sm yang membawa senapan angin menembak dan mengenai punggung Sr,” kata Edi seperti ditulis Radar Lampung (Jawa Pos Group), Minggu  (19/3). 


Meski begitu Sr tetap berlari hingga sampai ke rumah. Sr yang terluka dipunggunya, kemudian dibawa ke Puskesmas Pematangsawa. Karena keterbatasan peralatan, ia dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotaagung. Namun, dengan alasan tidak ada dokter jaga dan alat rontgen, petugas medis menyarankan Sr dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM). 


Setelah Sr dirujuk, mobil ambulans yang membawa remaja itu kembali ke puskemas. Saat itulah, pihak keluarga yang masih berada di sana menanyakan kondisi Sr. ”Mendapat kabar bahwa Sr dibawa ke RSUDAM, kemungkinan muncul dugaan bahwa lukanya cukup parah,” sebut Edi. 


Tanpa diketahui siapa yang memulai, sekitar pukul 21.00 WIB, sejumlah warga bergerak ke kediaman Sunoto, orang tua Sm. Massa kemudian merusak rumah tersebut. Kediaman Legiyo, kakak Sm juga menjadi sasaran. 


Anggota Polsek Pematangsawa yang mendapat informasi segera menuju lokasi. Karena kondisi masih memanas, personel brimob ikut diturunkan. ”Rumah yang dirusak itu ada dua. Karena kondisi memanas, anggota brimob ikut diturunkan,” ujarnya. 


Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora mengatakan, saat ini kondisi di Pekon Guring sudah terkendali. Upaya perdamaian juga dilakukan. 


”Kedua belah pihak sudah dimediasi oleh polres dan pemkab, dibantu uspika dan aparat pekon. Walaupun sudah kondusif, namun kita masih menyiagakan personel gabungan dari polres, brimob dan Kodim sampai beberapa waktu ke depan,” sebut Mamora di lokasi kejadian. (iqb/rnn/ais/nas/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore