
ILUSTRASI
JawaPos.com - Miris sekali moral beberapa oknum masyarakat saat ini. Sekali tersinggung, langsung main hajar. Begitulah yang terjadi pada lima petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang di Jalan Puncak Borobudur Nomor 1, Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, kemarin siang (18/3).
Kelima petugas yang diketahui bernama Romli, Jarot, Yudha, Uki, dan Bagas dihajar belasan preman saat mengawal Wali Kota Malang M. Anton. Kejadian itu terjadi tepat di depan SMAN 9 Malang saat petugas tersebut mengawal Anton menghadiri wiridan pengajian di kediaman Ridwan Hisjam, pimpinan FPG Bidang Kesra DPR, di Jalan Permata Jingga.
Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, kejadian itu berawal saat Anton menunda jadwal wiridan karena akan melayat anggota DPRD Kota Malang Fraksi PKB, Rasmuji, yang meninggal pada Jumat (17/3).
Karena Anton menunda jadwal wiridan, belasan petugas dishub memutuskan makan lebih dulu di warung pecel pincuk Madiun Bu Siti. Setelah makan, belasan petugas dishub masih menunggu kedatangan Anton sambil nongkrong di warung itu. Lalu, salah seorang petugas dishub yang langganan di warung tersebut mengajak salah seorang pengunjung kenalannya bercanda. Namun, ternyata guyonan itu membuat pengunjung tersebut tersinggung.
Hingga sekitar pukul 12.00, wali kota Malang selesai melayat dan menuju lokasi wiridan di Permata Jingga. Mengetahui kabar itu, belasan petugas dishub langsung menempati pos masing-masing. Nah, saat itu ada lima petugas dishub yang berjaga di bawah Cozy Cafe, tepat di ruko depan SMAN 9 Malang. Mereka berjaga sambil memesan kopi di warung kopi di sekitar sana.
Namun, sekitar pukul 12.30, tiba-tiba kelima petugas didatangi belasan preman berbadan besar yang mengendarai mobil dan sepeda motor. Sambil marah-marah dan beberapa di antara mereka masih mengenakan helm, belasan preman tersebut menyuruh kelima petugas dishub jongkok dan tiarap. Lalu, petugas dishub itu langsung dihajar sekitar lima menit.
Salah seorang saksi, Wandi, menyatakan, belasan preman tersebut menginjak-injak kelima petugas dishub yang dalam kondisi jongkok. (zuk/viq/c25/ano)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
