
Legenda hidup Persebaya, Reinald Pieters, datang ke Stadion GBT Sabtu (18/3) sore.
JawaPos.com - Legenda hidup Persebaya Surabaya Reinald Pieters merasakan atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) telah kembali normal. Reinald tercengang melihat tingginya atmosfer Bonek yang ingin menonton langsung pertandingan Persebaya versus PSIS Semarang, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (19/3).
Reinald datang ke Stadion GBT Sabtu (18/3) sore. Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surabaya, dia bertugas untuk mengawasi GBT beserta seluruh fasilitas olahraga di sekitarnya.
Wajahnya menunjukkan perasaan takjub begitu melihat isi stadion. Memang hanya dipenuhi tak kurang dari 200 orang. Tapi yang membuatnya terkesima adalah banyaknya spanduk yang terpasang di Stadion GBT. Jumlahnya bukan puluhan, tapi ratusan spanduk dengan dominasi warna hijau.
"Ini seperti Persebaya yang dahulu. Persebaya dimana saya bermain bersama Jacksen Tiago. Persebaya yang selalu disaksikan puluhan ribu Bonek tiap kali bermain," kata pria yang akrab disapa Koko itu kepada JawaPos.com.
Koko lantas terhanyut dalam nostalgia selama ia masih merumput di lapangan hijau pada akhir 1990-an dan awal 2000. "Dahulu tidak ada komunitas. Saat itu Bonek hanya mewakili daerah asalnya masing-masing," kenang mantan winger Persebaya itu.
Jika melihat animo dari suporter yang luar biasa, plus keseriusan manajemen anyar dalam membangun klub yang profesional, Koko yakin Persebaya akan menatap masa depan yang sangat cerah. Green Force bakal bangkit dan kembali ke habitatnya di kompetisi kasta tertinggi.
"Tahun ini harus lolos ke Liga 1. Apalagi startnya sangat manis, yakni sudah juara Piala Dirgantara. Semoga awal bagus bisa menjadi landasan untuk meraih gelar juara musim ini," harap Koko. (saf/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
